Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, tribunCakranews.com // Seorang terdakwa kasus ganja dengan barang bukti 214 Kg, Syalihin GP alias Lihin (39), dilaporkan melarikan diri usai mengikuti persidangan, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Terdakwa kabur sesaat setelah sidang agenda pledoi (pembelaan) selesai digelar.

Diduga kuat, pelarian tersebut dibantu pihak lain, memanfaatkan kelengahan pengamanan di komplek PN Lubuk Pakam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun, Rabu (28/1) menyebutkan, Syalihin kabur dengan mengendarai sepeda motor keluar dari area pengadilan.

Mengetahui adanya tahanan kabur, Kejaksaan Negeri Deliserdang langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan pengejaran dan pencarian intensif terhadap terdakwa. Hingga kini, belum ada informasi resmi apakah Syalihin telah berhasil ditangkap kembali.

Sebelumnya diketahui, Syalihin warga Dusun Atu Peltak, Desa Penomon Jaya, Kecamatan Rikit Gaib, Gayo Lues, Aceh, merupakan salah satu dari 9 terdakwa kasus narkotika jenis ganja dengan barang bukti mencapai sekira 214 kilogram, hasil pengungkapan BNN Provinsi Sumatera Utara pada Mei 2025 lalu. Kasus ini termasuk dalam kategori narkotika skala besar yang menyita perhatian publik.

Baca Juga:  Satu Orang Narapidana Rutan Boyolali Ikuti Ujian Kejar Paket C

Dalam persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Deliserdang menuntut hukuman mati terhadap Syalihin bersama delapan terdakwa lainnya. Rencananya, pada sidang berikutnya, para terdakwa dijadwalkan mendengarkan putusan vonis majelis hakim.

Kaburnya terdakwa narkotika dengan ancaman hukuman mati ini menimbulkan pertanyaan serius terkait pengamanan tahanan selama proses persidangan, sekaligus menjadi sorotan publik terhadap sistem pengawalan di pengadilan.

Sistem pengamanan tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) hanya dilakukan oleh petugas Kejaksaan dan tidak melibatkan pihak keamanan lain termasuk saat berada di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam sementara Para terdakwa yang sidang cukup banyak setiap harinya.

Kaburnya terdakwa terpidana mati, Salihin terlihat sudah di rencanakan secara rapi, dengan kelengahan petugas Jaksa hingga terdakwa melarikan diri menggunakan sepeda motor yang sudah standby di Parkiran Kantor Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Hal tersebut harus dijadikan bahan evaluasi kinerja Jaksa dalam hal ini Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam dalam mengawasi dan menjaga tedakwa. *(Tim)*

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kerja Bakti Berujung Duka, Satu Warga Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kerja di Giritontro
Silaturahmi FKPSB Manyaran, Polisi Tekankan Koordinasi untuk Cegah Gesekan Antar Perguruan
Polisi Sahabat Anak Hadir di TK Kemala Bayangkari Wonogiri, Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini
Polres Wonogiri Gelar Latihan Kesiapan Satuan dan TFG, Antisipasi Gangguan Kamtibmas hingga Pengamanan Kegiatan Silat
Wilayah Arah Wangunjaya Jalur Utama Sempat Lumpuh Akibat Longsor Berulang, Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi
Kembali… Polres Semarang gelar Simulasi Kontijensi Mako Polres.
Sadis Alergi dikonfitmasi Terkait Judi Kanit Reskrim Polsek Patumbak Langsung Blokir Nomor Kontak Wartawan. 
Komplek Marelan Poin Dijadikan Sarang Judi Tembak Ikan -ikan dan Dingdong APH Polsek Labuhan Terkesan Tutup Mata
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:36 WIB

Kerja Bakti Berujung Duka, Satu Warga Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kerja di Giritontro

Kamis, 16 April 2026 - 21:30 WIB

Silaturahmi FKPSB Manyaran, Polisi Tekankan Koordinasi untuk Cegah Gesekan Antar Perguruan

Kamis, 16 April 2026 - 21:25 WIB

Polisi Sahabat Anak Hadir di TK Kemala Bayangkari Wonogiri, Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini

Kamis, 16 April 2026 - 21:20 WIB

Polres Wonogiri Gelar Latihan Kesiapan Satuan dan TFG, Antisipasi Gangguan Kamtibmas hingga Pengamanan Kegiatan Silat

Kamis, 16 April 2026 - 20:33 WIB

Wilayah Arah Wangunjaya Jalur Utama Sempat Lumpuh Akibat Longsor Berulang, Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi

Berita Terbaru