Angin Puting Beliung Terjang Tiga Kecamatan, Jalur Salatiga–Dadap Ayam Sempat Lumpuh

- Kontributor

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Peristiwa angin puting beliung terjadi di wilayah Kecamatan Pabelan dan sekitarnya pada Sabtu siang, 31 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Hembusan angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah serta memutus sementara jalur penghubung Salatiga–Dadap Ayam.

Berdasarkan informasi Kapolsek Pabelan AKP Wahyono S. Pd., angin puting beliung melanda tiga desa yang berada di tiga kecamatan berbeda, yakni Dsn. Nali Ds. Plumbon Kec. Suruh, Dsn. Barukan Kec. Tengaran, serta Ds. Sumberejo Kec. Pabelan.

“Menurut keterangan warga, angin diketahui bergerak dari arah lapangan Sumberejo menuju ke arah barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kejadian tersebut, sejumlah pohon dan tiang listrik tumbang hingga menutup badan jalan. Kondisi ini menyebabkan jalur Salatiga–Dadap Ayam sempat tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.” Ungkapnya.

Lebih lanjut AKP Wahyono menuturkan, yang langsung mendatangi lokasi terdampak di Ds. Sumberejo Kec. Pabelan menyampaikan bahwa, pihak kepolisian bersama unsur terkait segera melakukan langkah penanganan.

“Kami pastikan dalam peristiwa angin puting beliung ini tidak terdapat korban jiwa. Petugas gabungan saat ini melakukan pembersihan material pohon dan tiang yang tumbang agar akses jalan dapat segera normal kembali” Tambahnya.

Dalam penanganan di lapangan melibatkan unsur TNI, BPBD Kab. Semarang, Damkar Kab. Semarang, serta Damkar Kota Salatiga yang bersama-sama melakukan evakuasi, pembersihan material, dan pengamanan lokasi kejadian.

Di lokasi terpisah Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., yang menanggapi peristiwa ini menuturkan. Pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan dampak bencana serta pendataan kerusakan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kejadian serupa.

“Polres Semarang langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, guna mempercepat evakuasi maupun pengkondisian situasi terdampak. Serta pemulihan fasilitas umum yaitu jalur penghubung antar Kecamatan, sehingga aktifitas warga dapat kembali normal.” Tegasnya.

Penulis : Jk.Zed.

Editor : Agus SN-TCN

Sumber Berita: Humas Polres Semarang

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru