Buntut Kasus Hogi, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan Sementara

- Kontributor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Tribuncakranews.com // Mabes Polri menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo menyusul hasil audit internal Polda DIY terkait penanganan kasus Hogi Minaya. Jum’at, 30/1/2026.

Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) oleh Itwasda Polda DIY menemukan adanya dugaan lemahnya pengawasan pimpinan yang memicu polemik di tengah masyarakat Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisno Andiko menjelaskan, rekomendasi penonaktifan diambil setelah hasil audit digelar dan disepakati seluruh peserta. Penonaktifan dilakukan untuk menjaga netralitas serta objektivitas pemeriksaan lanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus Hogi Minaya menjadi perhatian publik di Sleman karena berkaitan dengan peristiwa penjambretan yang berujung kecelakaan fatal.

Saat kejadian pada April 2025 di kawasan Maguwoharjo, Hogi mengejar dua pelaku jambret yang beraksi terhadap istrinya. Dalam upaya menghentikan pelaku, terjadi kecelakaan hingga motor pelaku menabrak tembok dan menyebabkan keduanya meninggal dunia.

Polisi menghentikan proses hukum penjambretan karena pelaku meninggal, namun proses kecelakaan lalu lintas tetap berjalan dan menetapkan Hogi sebagai tersangka. Keputusan tersebut memicu reaksi masyarakat dan menjadi sorotan DPR RI yang meminta evaluasi penanganan perkara.

Polri memastikan penonaktifan Kapolresta Sleman tidak mengganggu pelayanan kepolisian di wilayah Sleman. Untuk sementara, pimpinan Polresta akan diisi pejabat pelaksana harian hingga proses pemeriksaan internal selesai.

Penulis : Wid

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sumur Bor Ilegal Dikomersialkan, Warga Keluhkan Retakan Bangunan di Tambak Mulyo Semarang
Ironi Izin Kesehatan di Ruko Tanjung Duren: Diduga Jadi Sarang Praktik Amoral, Jurnalis Malah Tertekan
Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  
Diduga Kebal Aturan, Mandor Melenyu 2 Bawa Anak ke Blok Kerja dan Larang Peliputan
Double Momentum! Rayakan HPN dan HUT ke-8 IWOI, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan di Jalan Pahlawan Semarang
Diduga Alami Keguguran, Perangkat Desa di Gombong Kembali Jadi Sorotan Publik
Ketua Umum Partai Pemuda Indonesia Drs Effendy Saud MBA Mengucapkan Selamat HPN 2026″PERS Sehat, Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat 
Susilo Widyatmoko Ketua AWPI DPC Klaten: Pers Harus Tetap Menjadi Penjaga Nurani Bangsa di Momentum HPN
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:20 WIB

Diduga Sumur Bor Ilegal Dikomersialkan, Warga Keluhkan Retakan Bangunan di Tambak Mulyo Semarang

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

Ironi Izin Kesehatan di Ruko Tanjung Duren: Diduga Jadi Sarang Praktik Amoral, Jurnalis Malah Tertekan

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:15 WIB

Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  

Senin, 9 Februari 2026 - 22:14 WIB

Diduga Kebal Aturan, Mandor Melenyu 2 Bawa Anak ke Blok Kerja dan Larang Peliputan

Senin, 9 Februari 2026 - 21:51 WIB

Double Momentum! Rayakan HPN dan HUT ke-8 IWOI, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terbaru