Bupati Endah Subekti Kuntariningsih Tebar Benih Lele di Karangsari, Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Makan Bergizi Gratis

- Kontributor

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul, Tribuncakranews.com // Pagi di Padukuhan Karangsari, Kalurahan Karangrejek, Wonosari, Senin (19/1/2026), terasa berbeda. Deretan kolam budidaya ikan tematik yang biasanya sunyi, pagi itu dipenuhi aktivitas dan percakapan penuh harap.

Tepat pukul 08.00 WIB, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menebarkan ribuan benih lele ke dalam kolam bioflok sebuah simbol kecil dari ikhtiar besar menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 50 orang, mulai dari jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul, unsur TNI-Polri, perangkat kalurahan, hingga pengurus Koperasi Desa Merah Putih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir di antaranya Kepala DKP Gunungkidul M. Johan Wijayanto, Danramil 01 Wonosari Kapten Cba Tri Ajilaga, Kanit Lantas Polres Gunungkidul AKP Sunardi, Lurah Karangrejek Marjana beserta perangkat, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Sujarwanto, serta Ketua Bamuskal Karangrejek Sutrisno.

Dalam sambutannya, Bupati Endah menegaskan bahwa penebaran benih lele ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari skema besar sinergi ketahanan pangan daerah.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kelompok budidaya dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar hasil panen lele dapat terserap secara pasti sebagai menu Makan Bergizi Gratis.

“Kalau tidak ada kepastian penjualan, justru bisa menjadi beban bagi kelompok. Kerja sama dengan SPPG inilah yang akan menjamin hasil panen lele terserap,” ujar Bupati.

Tak hanya berbicara soal hilir, Bupati juga memberi perhatian serius pada proses hulu. Ia mengibaratkan perawatan benih lele seperti merawat bayi manusia membutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan perhatian penuh.

Mulai dari menjaga kestabilan pH air, memastikan suplai oksigen melalui aliran listrik yang aman, hingga kewaspadaan tinggi pada masa kritis dua hingga tiga hari pertama pasca-penebaran agar benih tidak stres akibat perubahan lingkungan.

Menariknya, sistem budidaya ini juga diarahkan untuk terintegrasi dengan sektor pertanian. Limbah kolam bioflok, menurut Bupati, sangat potensial dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman sayuran seperti kangkung di sekitar lokasi.

Dengan demikian, satu ekosistem pangan dapat saling menopang ikan tumbuh, sayuran subur, dan gizi masyarakat pun tercukupi.

“Dengan manajemen yang baik, termasuk penyortiran ikan secara rutin berdasarkan ukuran, pasokan lele untuk SPPG bisa berkelanjutan, setidaknya dua hari sekali,” harapnya.

Ia juga mendorong para pengelola untuk aktif belajar, bahkan melakukan studi banding ke tempat budidaya lele lain yang telah berhasil, agar pengetahuan dan keterampilan terus berkembang.

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Karangrejek, Sujarwanto, mengungkapkan bahwa bantuan budidaya ini diperoleh setelah melalui proses pengajuan proposal ke DKP Gunungkidul.

Pihak koperasi pun tidak tinggal diam. Persiapan lahan telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan sebelum akhirnya siap menerima benih lele hari ini. “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

Harapan kami, pendampingan dan pengawalan dari dinas tetap berlanjut pasca-penebaran agar usaha budidaya ini sukses dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari kolam-kolam lele di Karangsari, harapan itu kini mulai berenang. Bukan hanya tentang panen ikan, tetapi tentang sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat yang bersama-sama menyiapkan masa depan pangan Gunungkidul yang lebih bergizi, mandiri, dan berdaya.

Penulis : Pur

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pemda Kab Gunungkidul

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati HAORNAS 2026, Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera: Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa
BIKIN HEBOH! Nostalgia Putih Biru Meledak di Ciamis: Ratusan Alumni SMPN 1 Cikoneng Mengguncang Almamater Setelah Puluhan Tahun Terpisah!
Haornas 2026 Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar
Pemohonan Rj Sudah Diajukan, Pelapor Dan Terlapor Telah Berdamai, Namun Tersangka Masih Ditahan Polresta Pekanbaru
Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Siap Dilantik Sabtu Ini
DUA NAMA SATU HARAPAN, KALURAHAN NGOLORO GUNUNGKIDUL BERSIAP MEMILIH LURAH 2026
Bebas Parkir Bakal Hadir di Alfamart Banyumas, Mengikuti Jejak Keberhasilan Indomaret
Polda DIY Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI, Usung Tema Dampak Signifikan bagi Masyarakat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:43 WIB

Peringati HAORNAS 2026, Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera: Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa

Rabu, 9 September 2026 - 10:05 WIB

BIKIN HEBOH! Nostalgia Putih Biru Meledak di Ciamis: Ratusan Alumni SMPN 1 Cikoneng Mengguncang Almamater Setelah Puluhan Tahun Terpisah!

Rabu, 9 September 2026 - 10:01 WIB

Haornas 2026 Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar

Rabu, 9 September 2026 - 08:57 WIB

Pemohonan Rj Sudah Diajukan, Pelapor Dan Terlapor Telah Berdamai, Namun Tersangka Masih Ditahan Polresta Pekanbaru

Selasa, 8 September 2026 - 22:48 WIB

Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Siap Dilantik Sabtu Ini

Berita Terbaru

Berita

Haornas 2026 Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:01 WIB