Cipta Kondisi Bulan Ramadhan, Polres Semarang Gandeng Gegana Brimob Musnahkan 2,1Kg Obat Mercon

- Kontributor

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Polres Semarang_Polda Jateng. Polres Semarang melaksanakan pemusnahan (disposal) bahan peledak jenis mercon seberat kurang lebih 2,1 kilogram pada Jumat, 27 Februari 2026, di wilayah Ungaran Timur. Kegiatan ini merupakan hasil Operasi Pekat yang digelar sebagai langkah cipta kondisi menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.

Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., dengan melibatkan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah. Keterlibatan Gegana dilakukan untuk memastikan proses disposal berjalan sesuai standar operasional penanganan bahan peledak dan menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan selain bahan atau obat mercon, juga turut dimusnahkan mercon siap ledak, terdiri dari satu buah berdiameter 14 sentimeter, satu buah berdiameter 5 sentimeter, serta empat buah berdiameter 1 sentimeter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruhnya diamankan dalam rangka penertiban penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Semarang. AKBP Ratna kembali menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga.

Ia mengimbau agar masyarakat turut berperan aktif dalam pengawasan peredaran maupun penggunaan obat mercon. Menurutnya, dampak dari mercon tidak hanya membahayakan pengguna, tetapi juga dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur umum, hingga merusak pemukiman warga.

“Ini menjadi perhatian bersama. Efek dari mercon sangat luas di tengah masyarakat. Selain membahayakan keselamatan, juga berpotensi merusak fasilitas umum dan rumah warga,” tegasnya.

Proses pemusnahan dilaksanakan di lokasi yang telah disterilisasi dan jauh dari permukiman, guna memastikan tidak ada risiko terhadap masyarakat sekitar. Dengan dilaksanakannya disposal ini, Polres Semarang berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Semarang tetap kondusif selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Tahun Dinilai Tanpa Ganti Rugi, Warga Senama Nenek Desak PTPN IV Regional III Hentikan Aktivitas di Lahan Sengketa
H-2 Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026, tni Dan Warga Laksanakan Pra TMMD
Dandim Kulon Progo Turut Mangayubagyo Jamaah Haji Tahun 2026
Turunkan Mesin Pompa Penyedot Air, Lancarkan Pra TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026
Ketua Umum LSM AMATIR Diduga Minta Hentikan Kritik, LHI Riau Tetap Laporkan Dugaan Korupsi UIN Suska ke Polda
SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi
Polisi Tindak Penjual Ciu di Masaran, Lima Botol Miras Disita dalam Operasi Cipta Kondisi
Gugatan Sosial dari Rakyat: Menakar Ulang Kontrak Sosial Indonesia di Tengah Badai Korupsi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:40 WIB

Puluhan Tahun Dinilai Tanpa Ganti Rugi, Warga Senama Nenek Desak PTPN IV Regional III Hentikan Aktivitas di Lahan Sengketa

Senin, 13 Juli 2026 - 16:35 WIB

H-2 Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026, tni Dan Warga Laksanakan Pra TMMD

Senin, 13 Juli 2026 - 14:38 WIB

Dandim Kulon Progo Turut Mangayubagyo Jamaah Haji Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 12:30 WIB

Turunkan Mesin Pompa Penyedot Air, Lancarkan Pra TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 12:27 WIB

Ketua Umum LSM AMATIR Diduga Minta Hentikan Kritik, LHI Riau Tetap Laporkan Dugaan Korupsi UIN Suska ke Polda

Berita Terbaru