Danrem 072/Pamungkas Hadiri Diskusi & Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar H.M. Soeharto 

- Kontributor

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Tribuncakranews.com // Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M. menghadiri sekaligus menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Diskusi & Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar H.M. Soeharto di Pendopo Bale Timoho, Yogyakarta. Sabtu (31/1/2026)

Kegiatan yang diselenggarakan Paguyuban Sejarawan Yogyakarta ini diikuti sekitar 100 peserta dari keluarga besar almarhum, tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan Kraton Ngayogyakarta.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menegaskan bahwa penganugerahan gelar pahlawan kepada Jenderal Besar H.M. Soeharto merupakan momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan beliau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danrem menyampaikan bahwa Yogyakarta memiliki posisi khusus dalam perjalanan Soeharto, terutama pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Beliau juga menyoroti nilai kepemimpinan Jawa seperti sepi ing pamrih rame ing gawe dan kepemimpinan sunyi yang tercermin dalam ketokohan Soeharto.

Danrem menekankan bahwa Jenderal Besar H.M. Soeharto adalah Komandan Korem 072/Pamungkas pertama (1946–1950), sehingga nilai keteladanan beliau—kesetiaan, kedekatan dengan rakyat, dan komitmen menjaga persatuan—tetap menjadi inspirasi bagi prajurit Pamungkas.

Brigjen TNI Bambang Sujarwo menegaskan bahwa gelar Pahlawan Nasional merupakan pengakuan negara atas jasa besar Soeharto, bukan pengultusan. “Sejarah harus dibaca secara utuh, karena dari situlah bangsa belajar,” ujar Danrem.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Drs. Soehardjo Soebardi, Dr. Yudi Setianto (adik Jenderal Besar H.M. Soeharto), GBPH Prabukusumo, S.Psi., (perwakilan Kraton), Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto (mantan Kasad), Prof. Dr. Aris S. Nugroho, para akademisi dan sejarawan Yogyakarta.

Penulis : PUR

Editor : AGS/REDAKSI

Sumber Berita: (Penrem072PMK)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Wonogiri Amankan Laga Semifinal Bintang Muda Cup III, Ratusan Penonton Saksikan Duel Sengit Krandegan vs Ngaglik
Polri Dukung Layanan Kesehatan Terintegrasi di Purwantoro, Ratusan Warga Desa Kepyar Ikuti Skrining Penyakit Gratis
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
Babinsa Koramil 10/Sambi dan Warga Kompak Gotong Royong Bangun Talud di Tempursari
DUGAAN TAMBANG EMAS ILEGAL DI SEMPOK PANDEGLANG, DIKELOLA OKNUM LURAH DAN KOORDINATOR “PAPIH”
Sukindar, S.H.,C.PFW.,C.MDF.,C.JKJ.,C.FTAX Ketua PC LDII Kecamatan Ngaliyan: Pembinaan Generasi Muda Harus Intensif dengan 29 Karakter Luhur
SMKN 5 Semarang Raih Penghargaan Sekolah Teraktif Pendukung Program Rengganis Mengajar pada Jateng Green Industry Summit 2026
FERADI WPI Dukung Penyidikan Polda Banten, Pembuktian Dugaan Pengeroyokan Uun Diserahkan kepada Mekanisme Hukum
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:27 WIB

Polres Wonogiri Amankan Laga Semifinal Bintang Muda Cup III, Ratusan Penonton Saksikan Duel Sengit Krandegan vs Ngaglik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:23 WIB

Polri Dukung Layanan Kesehatan Terintegrasi di Purwantoro, Ratusan Warga Desa Kepyar Ikuti Skrining Penyakit Gratis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:30 WIB

FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:31 WIB

Babinsa Koramil 10/Sambi dan Warga Kompak Gotong Royong Bangun Talud di Tempursari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:02 WIB

DUGAAN TAMBANG EMAS ILEGAL DI SEMPOK PANDEGLANG, DIKELOLA OKNUM LURAH DAN KOORDINATOR “PAPIH”

Berita Terbaru