Diduga Ada Perbedaan Keterangan Saksi dalam Sidang Dugaan Pinjaman Fiktif KSSPS Nur Insani, Kuasa Hukum Terdakwa Soroti Fakta Persidangan di PN Demak

- Kontributor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak, Tribuncakranews.com – Persidangan perkara dugaan pinjaman fiktif yang menyeret terdakwa Muhammad Addillah Murtadlo di Pengadilan Negeri (PN) Demak, Rabu (5/8/2026), berlangsung maraton sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Sidang yang menghadirkan sejumlah saksi tersebut mengungkap beberapa fakta yang menjadi perhatian para pihak, khususnya terkait perbedaan keterangan mengenai waktu pertama kali dugaan pinjaman fiktif diketahui.

Kuasa hukum terdakwa, John L. Situmorang, S.H., M.H., bersama Paulina Chrysanti Situmeang, S.H., M.H., menyoroti keterangan yang disampaikan saksi dari Koperasi Simpan Pinjam  Pembiayaan Syariah (KSSPS) Nur Insni. Menurut kuasa hukum, terdapat perbedaan keterangan antara saksi yang diperiksa dalam persidangan mengenai kronologi awal terungkapnya dugaan pinjaman fiktif.

Dalam persidangan, Bisnis Manager KSSPS Nur Insani, Bambang Sukamto, menerangkan bahwa dugaan pinjaman fiktif baru diketahui pada Desember 2024. Keterangan tersebut kemudian menjadi perhatian karena dinilai berbeda dengan kesaksian Nor Laila selaku Admin Leader.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan majelis hakim, Nor Laila menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan informasi mengenai dugaan pinjaman fiktif kepada Bisnis Manager Bambang Sukamto pada pertengahan Agustus 2024. Selain itu, ia juga mengaku telah melaporkan informasi tersebut kepada pihak pengawas KSSPS Nur Insani, yakni Risky dan Ardin.

Baca Juga:  Praperadilan Kabul Sebagian, PN Rantau Nyatakan Penangkapan Danny Tidak Sah

Atas adanya perbedaan keterangan tersebut, kuasa hukum terdakwa menduga terdapat ketidaksesuaian antara kesaksian yang disampaikan dengan fakta yang menurut mereka terungkap di persidangan. Kuasa hukum juga menyampaikan bahwa selama pemeriksaan, majelis hakim beberapa kali mengingatkan saksi agar memberikan keterangan sesuai dengan apa yang benar-benar diketahui, dilihat, dan dialami sendiri, serta tidak berdasarkan asumsi.

Menurut kuasa hukum, perbedaan waktu kapan dugaan pinjaman fiktif pertama kali diketahui merupakan salah satu aspek penting yang akan dinilai dalam proses pembuktian di persidangan, karena berkaitan dengan rangkaian peristiwa yang sedang diperiksa oleh majelis hakim.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KSSPS Nur Insani belum memberikan tanggapan resmi atas perbedaan keterangan yang disampaikan dalam persidangan tersebut. Seluruh keterangan para saksi masih merupakan bagian dari proses pembuktian di Pengadilan Negeri Demak, sedangkan penilaian mengenai benar atau tidaknya keterangan saksi sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan fakta hukum yang terungkap selama persidangan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Wonogiri Rangkul Perguruan Silat, Jaga Kamtibmas Jelang Parapatan Luhur
Jelang Perapatan Luhur di Madiun, Polres Wonogiri Perketat Patroli di Wilayah Perbatasan
Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 22 Siswa SMA Negeri 1 Sampang Cilacap Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Hari Tani Nasional 2026, Sejumlah Kelompok Tani di Jateng Siapkan Kegiatan dan Penyampaian Aspirasi; Polda Jateng siapkan Pelayanan
Kedepankan Edukasi, Polda Jateng Ajak Peserta HTN 2026 Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Bertanggung Jawab
Dari Kepedulian Tumbuh Kekuatan, Kasdam IV/Diponegoro Hadir di Tengah Prajurit dan Keluarga
Tarik Lokomotif 84 Ton, Tim Korem 072/Pamungkas Sukses Juara 2 di HUT ke-81 PT. KAI
Warnai HUT ke-24 Propam Polri dengan Kepedulian, Bid Propam Polda Jateng Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Mloyo Sukoharjo
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:18 WIB

Kapolres Wonogiri Rangkul Perguruan Silat, Jaga Kamtibmas Jelang Parapatan Luhur

Rabu, 23 September 2026 - 20:14 WIB

Jelang Perapatan Luhur di Madiun, Polres Wonogiri Perketat Patroli di Wilayah Perbatasan

Rabu, 23 September 2026 - 18:50 WIB

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 22 Siswa SMA Negeri 1 Sampang Cilacap Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Rabu, 23 September 2026 - 18:35 WIB

Hari Tani Nasional 2026, Sejumlah Kelompok Tani di Jateng Siapkan Kegiatan dan Penyampaian Aspirasi; Polda Jateng siapkan Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 18:31 WIB

Kedepankan Edukasi, Polda Jateng Ajak Peserta HTN 2026 Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru