Diduga Minta Uang dan Sebarkan Konten Merugikan, Pemilik Akun TikTok @Detakfakta Dilaporkan ke Polresta Pekanbaru

- Kontributor

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, Tribuncakranews.com – Polemik dugaan pelanggaran hukum di ruang digital kembali mencuat di Kota Pekanbaru. Seorang warga berinisial ZN resmi melaporkan oknum yang diduga bernama Ahmadi bersama akun TikToknya @Detakfakta ke Polresta Pekanbaru atas dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor STPL: LP/B/676/V/2026/SPKT/Polresta Pekanbaru/Polda Riau tertanggal 29 Mei 2026.

Berdasarkan dokumen laporan yang diterima, pelapor menuding terlapor telah melakukan perbuatan yang diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan lain yang berkaitan dengan tindak pidana di ruang elektronik. Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi di wilayah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, pada 15 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya Ahmadi dan akun TikToknya @Detakfakta, seorang lainnya yang diduga bernama Rotama Silalahi juga turut dilaporkan. Pelapor menilai yang bersangkutan ikut berperan dalam penyebaran informasi dan komentar yang dianggap menyerang serta merugikan nama baik dirinya melalui platform TikTok.

Berawal dari Komunikasi WhatsApp

Dalam uraian laporan, ZN mengaku dihubungi oleh seseorang yang diduga Ahmadi melalui aplikasi WhatsApp pada 15 Maret 2026 lalu. Dalam komunikasi tersebut, pelapor mengklaim diberitahu bahwa namanya akan diberitakan terkait dugaan penyimpangan anggaran proyek APBD bernilai miliaran rupiah.

Menurut pengakuan ZN dalam laporan polisi, terlapor kemudian diduga meminta sejumlah uang sebesar Rp1 juta. Pelapor menyebut permintaan tersebut terus dilakukan hingga akhirnya dirinya mentransfer uang ke rekening yang disebut sebagai rekening pribadi terlapor.

Baca Juga:  Polres Purworejo Bongkar Jaringan Pengedar Pil Koplo

Namun, meski uang yang diminta telah dikirimkan, pelapor menyatakan Ahmadi melalui Akun TikToknya @Detakfakta tetap mempublikasikan konten yang memuat namanya (ZN/Pelapor) pada 25 Maret 2026 lalu.

Nama Rotama Silalahi Ikut Disebut

Dalam laporan yang sama, ZN juga menyinggung keterlibatan Rotama Silalahi. Pelapor menyebut informasi yang dipublikasikan melalui akun @Detakfakta diduga berasal dari akun TikTok lain yang dikaitkan dengan Rotama Silalahi.

Setelah konten tersebut tayang, Rotama Silalahi melalui akun yang disebut pelapor turut memberikan komentar yang menurut ZN tidak benar dan berdampak buruk terhadap reputasinya di tengah masyarakat.

Merasa nama baiknya dirugikan dan reputasinya tercemar, ZN akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Pekanbaru agar mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor maupun pihak-pihak yang namanya disebut dalam laporan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan yang disampaikan pelapor.

Untuk keamanan pemberitaan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, redaksi menggunakan informasi berdasarkan keterangan dari dokumen laporan polisi yang ada. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini memiliki hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Perkara ini masih dalam proses penanganan aparat penegak hukum dan belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Team)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat
Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:43 WIB

Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali

Rabu, 9 September 2026 - 21:40 WIB

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Rabu, 9 September 2026 - 19:23 WIB

839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Rabu, 9 September 2026 - 17:26 WIB

Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook

Berita Terbaru