Diduga Sewenang-wenang, Penanggung Jawab IP3OPT Wilayah III Bulukumba Merumahkan Honorer Lama, Muncul Dugaan PPPK “Siluman”

- Kontributor

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulukumba, Tribuncakranews.com — 1/2/2026. Sejumlah tenaga honor/sukarela di lingkungan IP3OPT Wilayah III Bulukumba yang sebelumnya mengantongi Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan sejak 2018 hingga 2022 dilaporkan dirumahkan.

Kebijakan tersebut memunculkan pertanyaan publik, menyusul adanya penerimaan tenaga honor baru serta dugaan munculnya peserta yang lulus PPPK Tahap II namun disebut tidak pernah mengabdi.

Kebijakan perumahan tenaga honor tersebut diduga terjadi pada masa Sumiati, SP, MP menjabat sebagai Penanggung Jawab IP3OPT Wilayah III Bulukumba periode Oktober 2020–2022. Padahal, para tenaga honor yang dirumahkan diketahui masih memiliki SK aktif yang diterbitkan secara berkelanjutan, antara lain berdasarkan SK Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Nomor 008/03/01/DKPTPH Tahun 2018, Nomor 007/03/01/DKPTPH Tahun 2019, serta SK Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Nomor 829/1107/02/DTPH-BUN Tahun 2020, Nomor 829/045/01/DTPH-BUN Tahun 2021, dan Nomor 829/664/1/2022/DTPH-BUN Tahun 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN RI) Bulukumba, Andi Azis Tanda, menilai tindakan merumahkan tenaga honor tersebut diduga bertentangan dengan prosedur dan etika ASN. Ia menegaskan, pemberhentian tenaga honorer seharusnya memiliki dasar objektif dan mekanisme yang jelas, bukan atas dasar kepentingan tertentu.

“Pemberhentian yang sah harus mengikuti mekanisme disiplin sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 atau alasan administratif yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika tidak, maka patut diduga terjadi kesewenang-wenangan,” ujar Andi Azis.

Lebih lanjut, Andi Azis juga mengungkapkan dugaan adanya manipulasi SK honorer yang berujung pada lolosnya dua nama dalam PPPK Tahap II, yakni Azmil Aswari Syafaat, SP dan Suryanti. Keduanya diduga tidak pernah mengabdi di IP3OPT Wilayah III Bulukumba, sehingga memunculkan istilah “PPPK siluman” di tengah masyarakat.

Gelombang perumahan tenaga honorer yang terjadi sejak Rabu (28/1/2026) ini memicu keresahan di kalangan aktivis dan insan pers. Pasalnya, kebijakan tersebut hanya berdampak pada tenaga honorer lama, sementara dugaan lolosnya peserta PPPK yang tidak dikenal oleh internal kantor justru mencuat.

Seorang ASN yang bertugas di Kantor IP3OPT Wilayah III Bulukumba, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku tidak mengenal dua nama yang dinyatakan lulus PPPK Tahap II tersebut. Pengakuan ini kemudian beredar luas di media sosial, khususnya Facebook dan WhatsApp, dan memantik sorotan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak IP3OPT Wilayah III Bulukumba maupun Dinas terkait untuk menanggapi dugaan tersebut.

Penulis : Samsul Daeng Pasomba (PPWI)

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Alami Keguguran, Perangkat Desa di Gombong Kembali Jadi Sorotan Publik
Sikap Tegas Polsek Bosar Maligas! Respon Cepat Grebek Pengedar Sabu, Tak Beri Ampun Perusak Generasi
Susilo Widyatmoko Ketua AWPI DPC Klaten: Pers Harus Tetap Menjadi Penjaga Nurani Bangsa di Momentum HPN
Gagal Menanjak di Jlegong, Truk Dump Mundur Hantam Truk Bak Kayu, Satu Korban Jiwa
Pernah Terpidana Kasus KDRT, Leo Sembiring Kini DPO Polrestabes Medan Kasus Penganiayaan Dua Warga Dairi
Nungky Harry Rachmat Gantikan Sadewo Pimpin PMI Banyumas 
Kasat Narkoba Pematang Siantar AKP Irwanta Sembiring SH MH Mengucapkan Selamat HPN 2026. PERS Sehat, Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat
Mangapul Purba SE MIKom Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut Mengucapkan Selamat HPN 2026 “PERS Sehat, Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WIB

Diduga Alami Keguguran, Perangkat Desa di Gombong Kembali Jadi Sorotan Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 11:59 WIB

Sikap Tegas Polsek Bosar Maligas! Respon Cepat Grebek Pengedar Sabu, Tak Beri Ampun Perusak Generasi

Senin, 9 Februari 2026 - 09:28 WIB

Susilo Widyatmoko Ketua AWPI DPC Klaten: Pers Harus Tetap Menjadi Penjaga Nurani Bangsa di Momentum HPN

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:55 WIB

Pernah Terpidana Kasus KDRT, Leo Sembiring Kini DPO Polrestabes Medan Kasus Penganiayaan Dua Warga Dairi

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:46 WIB

Nungky Harry Rachmat Gantikan Sadewo Pimpin PMI Banyumas 

Berita Terbaru