Gugatan KPKM RI vs Gubernur Sumut Bergulir ke PTUN Medan: Menguji Legalitas dan Marwah Sistem Merit ASN

- Kontributor

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMATANG SIANTAR, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Perjuangan Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) untuk menegakkan keadilan dalam tata kelola pemerintahan resmi memasuki babak baru. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan telah menetapkan jadwal sidang perdana dalam perkara nomor 16/G/2026/PTUN.MDN terkait gugatan terhadap Gubernur Sumatera Utara, Rabu (25/02/2026).

Berdasarkan relaas panggilan resmi e-Court Mahkamah Agung RI, sidang perdana dengan agenda Pemeriksaan Persiapan dijadwalkan akan digelar pada Selasa, 03 Maret 2026 mendatang.

Menguji “Pemerintahan yang Baik” (Good Governance)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara edukatif, publik perlu memahami bahwa tahapan Pemeriksaan Persiapan merupakan fase krusial dalam hukum acara PTUN. Di sini, majelis hakim akan meneliti secara mendalam kelengkapan formil dan materiil gugatan guna memastikan setiap butir tuntutan memiliki landasan hukum yang kuat sebelum masuk ke pokok perkara.

Kuasa Hukum KPKM RI, H. Muslimin Akbar, S.H.I., M.H., menegaskan bahwa gugatan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya menjaga agar setiap keputusan pejabat negara tidak menabrak aturan.

“Dalam negara hukum, setiap keputusan pejabat Tata Usaha Negara (TUN) wajib tunduk pada asas legalitas dan prinsip pemerintahan yang baik. Proses persidangan ini adalah ruang objektif untuk menguji apakah keputusan Gubernur tersebut sudah sesuai prosedur atau justru melampaui kewenangan,” tegas Muslimin Akbar.

Sorotan Tajam: Penegakan Sistem Merit ASN

Hantaman utama dari gugatan KPKM RI ini terletak pada kepastian hukum manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). KPKM RI menilai adanya potensi pengabaian regulasi dalam penerapan sistem merit yang mencederai profesionalisme birokrasi di Sumatera Utara.

Ketua Umum KPKM RI, Hunter D. Samosir, menyatakan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi.

“Kami memandang proses ini sebagai mekanisme konstitusional. KPKM RI akan mengikuti seluruh tahapan dengan itikad baik. Fokus kami adalah memastikan kepastian hukum bagi para ASN agar manajemen pemerintahan tetap berjalan profesional dan proporsional,” ujar Hunter D. Samosir.

Edukasi Jurnalisme Nurani

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan pandangannya bahwa kasus ini harus dikawal secara terbuka agar menjadi pelajaran bagi publik.

“Keberanian KPKM RI menggugat orang nomor satu di Sumut adalah bukti bahwa fungsi kontrol sosial berjalan efektif. Media kami akan memastikan setiap jalannya persidangan tersampaikan secara akurat kepada rakyat, karena transparansi birokrasi adalah hak setiap warga negara,” ungkap Fernando.

Siap Tempur di Meja Hijau

Pihak Penggugat telah memastikan seluruh dokumen legalitas dan legal standing terpenuhi sesuai peraturan perundang-undangan. Kini, mata publik Sumatera Utara tertuju pada PTUN Medan, menanti apakah keadilan hukum akan berpihak pada regulasi yang ada atau justru pada kebijakan kekuasaan.

(S.Hadi Purba)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Progresif Dengan Menjadiakan Pusat Literasi Digital Bagi Generasi Muda di Ruang Auditorium Polres Purworejo
Hari ke 2 Ops Ketupat Candi 2026, peningkatan arus mulai terasa di ruas Tol Ungaran
Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa
Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga
Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi
Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung, Perkuat Penanganan Darurat Selama Operasi Ketupat Candi 2026
Polsek Tengaran Amankan Dua Truk Diduga Angkut Solar Ilegal, Kasus Pengeroyokan Warga PSHT Picu Terbongkarnya Praktik “Ngangsu” BBM Subsidi
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek di Lingkungan Pemkab
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:27 WIB

Langkah Progresif Dengan Menjadiakan Pusat Literasi Digital Bagi Generasi Muda di Ruang Auditorium Polres Purworejo

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:26 WIB

Hari ke 2 Ops Ketupat Candi 2026, peningkatan arus mulai terasa di ruas Tol Ungaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:57 WIB

Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:33 WIB

Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi

Berita Terbaru