Garut, Tribuncakranews.com Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut, melalui Damkar UPT Pamengpek. Kali ini, bukan kobaran api yang mereka taklukkan, melainkan sebuah cincin yang menjepit erat jari seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga membengkak dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.
Peristiwa ini bermula dari rasa iba warga Kampung Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Setiap hari, warga merasa tidak tega melihat penderitaan sang ODGJ yang terus-menerus merintih kesakitan akibat luka di jarinya. Karena cincin tersebut sudah terlalu sempit dan tertanam di kulit yang membengkak, warga akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan ahli.
Respon Cepat Petugas Damkar
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan kedaruratan non-kebakaran ini resmi diterima oleh Pos Damkar Pameungpeuk pada Rabu (10/6/2026) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.
Mendengar adanya warga yang membutuhkan pertolongan darurat, petugas tanpa buang waktu langsung bersiap.
”Laporan kami terima jam 10.00 WIB. Anggota langsung bergerak ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer demi membebaskan korban dari rasa sakitnya,” ujar salah satu petugas Damkar Hendra Santoso, S.E.
Menggunakan peralatan khusus seperti gerinda mini (mini grinder) dan pelindung jari, tim rescue Damkar Pameungpeuk bergegas menuju Kampung Santolo.
Proses Evakuasi Penuh Kehati-hatian
Evakuasi pelepasan cincin pada ODGJ memiliki tantangan tersendiri dibandingkan warga biasa.
Petugas harus melakukan pendekatan secara persuasif agar korban tidak panik atau mengamuk saat proses pemotongan cincin berlangsung.
Dengan kesabaran tinggi, sedikit demi sedikit logam yang menjepit jari korban berhasil dipotong dengan presisi tanpa melukai kulitnya yang sudah telanjur infeksi.
Setelah beberapa saat yang menegangkan, cincin tersebut akhirnya berhasil dilepaskan, memicu helaan napas lega dari warga sekitar yang menyaksikan.
Aksi cepat tanggap.
Damkar Pameungpeuk ini menuai banyak pujian dari masyarakat setempat. Warga mengapresiasi dedikasi para petugas yang tidak pandang bulu dalam memberikan pertolongan, membuktikan bahwa Damkar selalu siap hadir di tengah kesulitan masyarakat, apa pun bentuknya.
(Enjang)













