KEBAKARAN PT AGRO JAYA, KETUM GNI: PERLU TINJAU ULANG INSTALASI KESELAMATAN DI SELURUH PABRIK

- Kontributor

Senin, 27 April 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Tribuncakranews. com 27 April 2026 – Insiden kebakaran hebat yang kembali melanda pabrik pengolahan minyak sawit milik PT Agro Jaya Perdana di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, pada Sabtu malam (25/04) menjadi sorotan tajam. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Negarawan Indonesia (GNI), Rules Gajah, S.Kom., angkat bicara terkait maraknya kasus serupa yang terjadi di tahun 2026 ini.

Kronologi Kejadian

Api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari area produksi sekitar pukul 20.20 WIB. Kobaran api begitu besar sehingga cahaya kemerahan terlihat jelas dari kejauhan, menyelimuti langit kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk melakukan lokalisasi api agar tidak merembet ke tangki penyimpanan atau bangunan lain. Hingga pukul 22.40 WIB, proses pemadaman masih berlangsung di tengah asap tebal dan suhu panas ekstrem.

Insiden ini sempat membuat panik warga sekitar yang berlarian ke pinggir jalan demi keselamatan. Ruas Jalan KL Yos Sudarso juga sempat mengalami kemacetan panjang akibat banyak warga yang memadati lokasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun penyebab pasti dan kerugian materiil masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Sorotan Ketum GNI: Kurangnya Perawatan Instalasi

Menanggapi kejadian ini dan maraknya kebakaran di pabrik-pabrik besar di Medan sepanjang tahun 2026, Rules Gajah menegaskan pandangannya.

“Hal ini terjadi karena kurangnya instalasi dan pengecekan alat kebakaran di pabrik secara berkala, baik secara sistem maupun teknis,” tegas Rules Gajah kepada awak media, Senin (27/04).

Ia menilai bahwa standar keselamatan kerja dan perlindungan aset masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak pelaku industri.

Seruan Tinjau Ulang Fasilitas

Lebih jauh, Ketum GNI meminta adanya evaluasi menyeluruh dari pihak terkait.

“Harus ditinjau ulang kelayakan alat keamanan kebakaran di seluruh pabrik-pabrik yang ada, khususnya yang berlokasi di luar kawasan Industri Medan,” serunya.

Menurutnya, pengawasan yang ketat dan perawatan rutin sangat penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa yang tidak hanya merugikan perusahaan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar dan lingkungan.

(Humas)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lolos Usai Modus COD Fiktif, Residivis Penipu HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen di Surakarta
Penangkapan Diman, Petani Asal Musi Rawas, Tuai Sorotan Warga
SMSI Dorong Transparansi Dana Publikasi, Minta BPK Perkuat Pengawasan dan Audit di Instansi Negara
Perang Melawan Narkoba Berlanjut, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Tersangka dengan 9,36 Gram Sabu
Diduga Lakukan Penyimpangan PKH Dinsos Wonosobo Digeledah Kejaksaan 
Kapolres Sragen Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Tekankan Respons Cepat dan Adaptasi Hadapi Era Digital
Duka Perempuan Viral Berbobot 300 Kg di Sragen, Kapolres Turun Langsung Melayat dan Pastikan Prosesi Pemakaman Berjalan Lancar
Polisi Dalami Dugaan Perundungan Anak di Pati, Olah TKP Digelar dan Alat Bukti Dikumpulkan
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Lolos Usai Modus COD Fiktif, Residivis Penipu HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen di Surakarta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penangkapan Diman, Petani Asal Musi Rawas, Tuai Sorotan Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:39 WIB

SMSI Dorong Transparansi Dana Publikasi, Minta BPK Perkuat Pengawasan dan Audit di Instansi Negara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Perang Melawan Narkoba Berlanjut, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Tersangka dengan 9,36 Gram Sabu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Diduga Lakukan Penyimpangan PKH Dinsos Wonosobo Digeledah Kejaksaan 

Berita Terbaru