Kejar Pemodal Tambang Emas Ilegal Tapsel–Madina, Polda Sumut Telusuri Jejak 14 Alat Berat

- Kontributor

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra Utara, Tribuncakranews.com — Polda Sumatera Utara terus memburu aktor utama di balik aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina). Meski belasan pekerja telah diamankan saat penggerebekan pada Senin (2/3/2026), pemilik modal yang diduga menjadi pengendali utama masih dalam pengejaran.

Operasi gabungan yang melibatkan personel Brimob dan Ditreskrimsus itu berhasil menyita 14 unit ekskavator yang digunakan untuk mengeruk material di kawasan hutan sekitar Sungai Batang Gadis.

Namun, polisi menegaskan penindakan tidak akan berhenti pada pekerja lapangan semata. Wakapolda Sumut, Brigjen Sonny Irawan, menyatakan pihaknya akan menelusuri kepemilikan alat berat tersebut dengan memanggil PT Hexindo Adiperkasa selaku distributor resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memverifikasi data pembelian, mengidentifikasi pemilik ekskavator, serta menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

“Kami juga akan memanggil saksi dari pihak distributor alat berat untuk mengetahui kepemilikan alat berat yang diamankan,” ujar Brigjen Sonny, Selasa (3/3/2026).

Sebanyak 17 orang yang diamankan hingga kini masih berstatus saksi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, mereka merupakan operator dan pekerja kasar. Sementara itu, investor utama yang diduga sebagai pemodal masih dalam proses pelacakan intensif.

Polisi saat ini menjaga ketat para saksi di sekitar lokasi tambang guna memastikan proses penyidikan berjalan lancar, sembari menunggu proses evakuasi seluruh barang bukti.

Evakuasi 14 unit alat berat dari kawasan Sungai Batang Gadis menuju Markas Batalyon C Brimob di Sipirok diperkirakan memakan waktu cukup lama. Medan berat dan lokasi yang berada jauh di dalam hutan membuat alat berat harus dijalankan secara manual selama satu hingga dua hari menuju titik pemukiman sebelum dapat diangkut menggunakan truk trado.

“Karena harus kita turunkan dari wilayah Sungai Batang Gadis, kemudian berjalan satu sampai dua hari, baru bisa kita angkut menggunakan trado,” jelasnya.

Penindakan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sumut dalam memberantas praktik pertambangan tanpa izin yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan keresahan masyarakat di wilayah perbatasan Tapsel–Madina. Red/Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Anggota Padati Anniversary ke-7 Lindu Aji Jolosutro DPC Pati, Kapolres Hingga Bupati Hadir
Keakraban Terlihat di Kediaman Daeng Johan dan Desi Novita Saat Puluhan Awak Media Hadir Dalam Rangka Acara Rutin Grup Info Lalu Lintas sekaligus Doa Syukuran Menempati Rumah.
Kibaran Merah Putih di Jalanan Bungbulang: Aksi Nyata Komunitas Radio RJ Sambut HUT ke-81 RI Bagikan Bendera
Pengurus dan Anggota PAC Cepu Menggelar Musyawarah Lokal, Serangkaian Persiapan Kegiatan Ruti Bulanan. 
Polresta Cilacap Laksanakan Pengamanan Penyampaian Aspirasi di PT S2P Karangkandri, Situasi Berjalan Aman dan Kondusif
Terungkap! Motif di Balik Perampokan Counter HP Ambarawa, Dua Pelaku Habisi Pemilik Toko dan Bawa puluhan HP.
Diduga Dikerumuni 50 Orang dan Dipaksa ke Polsek, Abdul Rokib Lapor Dugaan Intimidasi dan Persekusi
Pangdam IV/Diponegoro Diwakili Kasdam Hadiri Apel Pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Ribuan Anggota Padati Anniversary ke-7 Lindu Aji Jolosutro DPC Pati, Kapolres Hingga Bupati Hadir

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Keakraban Terlihat di Kediaman Daeng Johan dan Desi Novita Saat Puluhan Awak Media Hadir Dalam Rangka Acara Rutin Grup Info Lalu Lintas sekaligus Doa Syukuran Menempati Rumah.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Kibaran Merah Putih di Jalanan Bungbulang: Aksi Nyata Komunitas Radio RJ Sambut HUT ke-81 RI Bagikan Bendera

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Pengurus dan Anggota PAC Cepu Menggelar Musyawarah Lokal, Serangkaian Persiapan Kegiatan Ruti Bulanan. 

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Polresta Cilacap Laksanakan Pengamanan Penyampaian Aspirasi di PT S2P Karangkandri, Situasi Berjalan Aman dan Kondusif

Berita Terbaru