Menu MBG Rp10 Ribu di SPPG Plukisan Boyolali Dipersoalkan, Publik Desak Evaluasi dan Transparansi Anggaran

- Kontributor

Senin, 9 Maret 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boyolali, Tribuncakranews.com // Hari ini senen 09/03/2026 masyarakat melihat langsung bagaimana menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan oleh SPPG Plukisan, Cepogo, Boyolali. Dengan anggaran Rp10 .000 per porsi, publik tentu berharap makanan yang layak, bergizi, dan pantas untuk anak-anak.

Namun yang terjadi justru memunculkan kekecewaan besar. Menu yang diberikan dinilai jauh dari standar harga, dan jauh dari semangat program MBG itu sendiri.

Program MBG dibuat untuk meningkatkan gizi anak-anak, bukan sekadar menggugurkan kewajiban dapur. Anggaran Rp10.000 untuk porsi besar dan Rp8000 porsi kecil, itu uang negara, uang rakyat. Setiap rupiah harus kembali kepada anak-anak dalam bentuk makanan yang layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika menu yang disajikan hari ini benar-benar mencerminkan kualitas pengelolaan di SPPG tersebut, maka ini adalah peringatan keras bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam pengelolaan program.

Kami meminta Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat untuk segera turun tangan:

Lakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG Plukisan, Cepogo, Boyolali.

Buka transparansi penggunaan anggaran menu Rp10.000 porsi besar dan Rp8.000 porsi kecil,

Periksa rantai pengadaan bahan makanan

Ambil tindakan tegas jika ditemukan kelalaian atau penyimpangan.

Seperti keterangan kepala SPPG Plukisan Cepogo Boyolali Fahrurozi, SE, saat ditemui awak media di ruangan sppg tersebut mengatan.menu hari ini diakui memang tidak menutup harga Rp 10.000 porsi besar yang terdiri pisang ambon/tawi, bolu kukus aren, kacang telur dan steak ayam kecil, 4 macam tidak nyampai Rp8000.

Untuk porsi kecil terdiri bolu kukus aren,kacang telur dan steak ayam dengan harga kurang dari Rp7000.ini untuk subsidi silang dari anggaran menu yang kemaren lusa atau minggu ini,dalihnya.

Jangan sampai program besar untuk masa depan gizi anak bangsa dirusak oleh pengelolaan yang hanya mementingkan Bisnis untuk mengeruk keuntungan semata.

Anak anak berhak mendapat menu yang berkwalitan dan standar harga untuk memenuhi gizi mereka.

BGN Pusat harus segera bertindak. Red/Jatmiko

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Kudus, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Gunungkidul Perkuat Kolaborasi Percepat Penurunan Stunting, Prevalensi Turun Jadi 16,62 Persen
Wali Kota Jakarta Timur Donorkan Darah pada Peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan
Anggota Satgas TMMD, Ormas, Linmas & Masyarakat Tancap Gas Kerjakan Pembongkaran Begesteng dan Pemerataan Tanah
Ketua DPW IWOI Jateng: Pernyataan “Londo Ireng” Sangat Menyakitkan, Jurnalistik Pilar Demokrasi yang Tak Boleh Direndahkan
Tiga Pamong Kalurahan Ngestirejo Resmi Dilantik, Panewu Tanjungsari Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN II JENIS ETOMIDATE SEBANYAK 8.698 PCS CARTRIDGE, JARINGAN INTERNASIONAL
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran, Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat
Berita ini 142 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:36 WIB

Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Kudus, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:39 WIB

Gunungkidul Perkuat Kolaborasi Percepat Penurunan Stunting, Prevalensi Turun Jadi 16,62 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Jakarta Timur Donorkan Darah pada Peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:17 WIB

Anggota Satgas TMMD, Ormas, Linmas & Masyarakat Tancap Gas Kerjakan Pembongkaran Begesteng dan Pemerataan Tanah

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:14 WIB

Ketua DPW IWOI Jateng: Pernyataan “Londo Ireng” Sangat Menyakitkan, Jurnalistik Pilar Demokrasi yang Tak Boleh Direndahkan

Berita Terbaru