Penjual Pentol Dikeroyok Usai Tegur Pemuda Berknalpot Bising, Tiga Pelaku Diamankan Polres Kudus

- Kontributor

Sabtu, 26 September 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus, Tribuncakranews.com – Satreskrim Polres Kudus berhasil mengungkap kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang penjual pentol yang terjadi di kawasan Jalan Menara, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kudus, Jumat (25/9/2026) dini hari.

Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan tiga terduga pelaku, sementara sejumlah pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Korban diketahui berinisial EFS (22), warga Kecamatan Kota, Kudus. Peristiwa bermula saat korban pulang berjualan pentol di kawasan Menara Kudus sekitar pukul 01.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dalam perjalanan, korban hampir ditabrak oleh pengendara sepeda motor tanpa lampu yang melintas di dekat gerobaknya. Pengendara tersebut juga sempat mengumpat korban. Setelah menyimpan gerobak di rumah, korban bersama seorang temannya berusaha mencari pengendara tersebut.

Namun, di tengah pencarian, korban justru bertemu dengan sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor dengan knalpot bising. Korban kemudian menegur rombongan tersebut. Teguran itu diduga memicu emosi para pelaku hingga berujung aksi pengeroyokan.

“Korban dipukul dan ditendang secara bersama-sama hingga mengalami luka pada bagian wajah, kepala, dan kaki. Setelah kejadian, korban melapor ke Polres Kudus,” kata Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasatreskrim Polres Kudus AKP Happy Nawang Kuncoro, Sabtu (26/9/2026).

Menerima laporan tersebut, lanjut AKP Happy, Satreskrim Polres Kudus langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tiga terduga pelaku di rumah masing-masing.

Baca Juga:  Temu Pelajar Katolik dan Kristen di Slogohimo Berlangsung Kondusif, Polres Wonogiri Pastikan Keamanan dan Perkuat Toleransi

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial FA (16), IN (16), dan MNH (18). Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu kaos warna hitam, satu jaket warna abu-abu, serta satu jaket warna putih bercorak hijau yang diduga digunakan saat kejadian.

AKP Happy menegaskan, proses penyidikan masih terus berlangsung. Polisi saat ini masih memburu sejumlah pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Kami tidak akan berhenti pada tiga pelaku yang sudah diamankan. Tim masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pihak-pihak lain yang diduga ikut melakukan pengeroyokan,” tegas Kasatreskrim.

“Semua yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Dalam perkara ini, para pelaku dijerat Pasal 262 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak mudah terpancing emosi dan menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat berujung pada proses hukum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Jika terjadi persoalan di lapangan, selesaikan dengan cara yang baik atau laporkan kepada pihak kepolisian. Jangan menyelesaikan masalah dengan kekerasan karena konsekuensi hukumnya sangat serius,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Dema
Konsolidasi SMSI Karesidenan Semarang Digelar, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
PMI Kota Semarang Uji Kompetensi Ratusan Anggota PMR dari SD hingga SMA
Polemik Kasus Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi Asisten Lapangan SPPG Batujajar Timur I Mencuat !!
Perkuat Penanganan Karhutla, Korem 101/Antasari Kembali Bagikan APD ke Personel TNI dan Relawan
Pilur Ngloro 2026: Warga Lokal Menang, Pawai Kemenangan Pecah di Saptosari
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
BARU SEBULAN RETAK, TANPA PAPAN PROYEK: DIDUGA INSTANSI TERKAIT TUTUP MATA ATAS BANGUB Rp150 JUTA DI DESA GUNTUR?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 00:51 WIB

Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Dema

Sabtu, 26 September 2026 - 23:21 WIB

Konsolidasi SMSI Karesidenan Semarang Digelar, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme

Sabtu, 26 September 2026 - 21:24 WIB

PMI Kota Semarang Uji Kompetensi Ratusan Anggota PMR dari SD hingga SMA

Sabtu, 26 September 2026 - 21:19 WIB

Penjual Pentol Dikeroyok Usai Tegur Pemuda Berknalpot Bising, Tiga Pelaku Diamankan Polres Kudus

Sabtu, 26 September 2026 - 21:08 WIB

Polemik Kasus Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi Asisten Lapangan SPPG Batujajar Timur I Mencuat !!

Berita Terbaru