Peredaran Obat Terlarang di Warung Aceh Pekalongan Kian Terbuka, Masyarakat Desak Penindakan Tegas Aparat

- Kontributor

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan, tribuncakranews.com // Rabu (21/01/2025) — Maraknya keberadaan sejumlah Warung Aceh di beberapa titik wilayah Kota Pekalongan yang diduga menjual obat-obatan terlarang secara bebas terus meresahkan masyarakat. Beberapa jenis obat keras yang dilaporkan beredar antara lain Tramadol, Eximer, Yarindo, dan Trihexyphenidyl, yang merupakan obat daftar G dan hanya boleh diperjualbelikan dengan resep dokter.

Laporan masyarakat terkait aktivitas tersebut mendorong Tim Media melakukan penelusuran langsung ke sejumlah lokasi. Hasil investigasi menunjukkan bahwa dugaan praktik penjualan obat terlarang itu benar terjadi di sejumlah kawasan, bahkan di siang hari secara terang-terangan hingga larut malam.

Salah satu temuan berada di Jalan Raya Tirto, Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, di mana sebuah warung yang berkedok toko sembako ternyata diduga memperjualbelikan obat-obatan terlarang. Temuan serupa juga terdapat di beberapa titik sepanjang jalur Pantura Pekalongan.
Meresahkan Warga dan Mengancam Generasi Muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat mengaku khawatir, terlebih para orang tua yang memiliki anak remaja. Banyak laporan bahwa pelajar di bawah umur dapat membeli obat-obatan tersebut tanpa kontrol, sehingga berpotensi menimbulkan dampak negatif yang serius bagi masa depan generasi muda.

Baca Juga:  Diduga Sewenang-wenang, Penanggung Jawab IP3OPT Wilayah III Bulukumba Merumahkan Honorer Lama, Muncul Dugaan PPPK “Siluman”

Dugaan Keterlibatan Oknum
Warga juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum aparat yang diduga membekingi operasional salah satu warung tersebut. Informasi dari masyarakat menyebut dua nama oknum anggota aktif yang diduga terlibat. Namun demikian, kebenaran informasi ini memerlukan penelusuran lebih lanjut oleh aparat penegak hukum untuk memastikan validitasnya.

Aspek Hukum
Penjualan obat keras daftar G tanpa izin resmi dapat dijerat Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana hingga 10 tahun penjara.
Sebagai bagian dari kontrol sosial, Tim Awak Media akan terus melakukan pemantauan dan peliputan di berbagai wilayah di Jawa Tengah demi melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat terlarang.

Harapan Kepada Aparat Penegak Hukum
Kami berharap pihak Polres Pekalongan, BNN, Pomdam/Denpom Jawa Tengah, serta Polda Jateng segera melakukan penyelidikan mendalam dan menindak tegas para pelaku peredaran obat-obatan ilegal ini, termasuk jika benar terdapat oknum aparat yang terlibat. (Red/Yandri)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Izin Kesehatan di Ruko Tanjung Duren: Diduga Jadi Sarang Praktik Amoral, Jurnalis Malah Tertekan
Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  
Polsek Bungbulang Bersilaturahmi Bersama Sejumlah Pemuda Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Program seragam Sekolah Gratis Janji Politik Bupati Subang Menjadi Sorotan LSM Bhineka
SJN Gelar Peringatan HPN 2026 dan Resmikan Sekretariat Bersama di Jombang
Catatan Kritis Tentang Pemekaran Daerah Berdasarkan UU Pemda Oleh : Kang Oos Supyadin SE MM, Forum Pengkajian Pengembangan Garut Selatan (FPPGS)
Kapolres Purworejo Pimpin langsung Pengamanan Laga Semi final Persak Kebumen VS PSIR Rembang
Diduga Kebal Aturan, Mandor Melenyu 2 Bawa Anak ke Blok Kerja dan Larang Peliputan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

Ironi Izin Kesehatan di Ruko Tanjung Duren: Diduga Jadi Sarang Praktik Amoral, Jurnalis Malah Tertekan

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:15 WIB

Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:29 WIB

Polsek Bungbulang Bersilaturahmi Bersama Sejumlah Pemuda Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:22 WIB

SJN Gelar Peringatan HPN 2026 dan Resmikan Sekretariat Bersama di Jombang

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:18 WIB

Catatan Kritis Tentang Pemekaran Daerah Berdasarkan UU Pemda Oleh : Kang Oos Supyadin SE MM, Forum Pengkajian Pengembangan Garut Selatan (FPPGS)

Berita Terbaru