Polres Semarang Gelar Apel Siaga Karhutla, Kapolres Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

- Kontributor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau, Polres Semarang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di halaman Apel Catur Prasetya Polres Semarang, Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., serta diikuti Pejabat Utama Polres Semarang, para Kapolsek jajaran, personel Polres Semarang, jajaran Kodim 0714/Salatiga, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan Satlinmas Kabupaten Semarang.

Apel siaga tersebut menjadi bentuk komitmen bersama lintas instansi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi selama musim kemarau. Selain sebagai sarana pengecekan kesiapan personel, kegiatan juga bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung penanggulangan Karhutla berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman Karhutla yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga sektor perekonomian.

“Apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Dampak Karhutla sangat kompleks, mulai dari rusaknya ekosistem dan lingkungan hidup, terganggunya kesehatan masyarakat akibat kabut asap, hingga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi. Karena itu diperlukan kesiapan seluruh personel dan sinergi semua pihak untuk melakukan langkah-langkah pencegahan secara maksimal,” tegas AKBP Heru.

Kapolres juga menginstruksikan seluruh jajaran agar melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, patroli terpadu bersama instansi terkait perlu terus diintensifkan dengan dibarengi edukasi secara masif kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran lahan.

Lebih lanjut, AKBP Heru menekankan agar seluruh personel selalu berada dalam kondisi siaga (stand by on call), didukung kesiapan kendaraan operasional, peralatan pemadam, serta alat komunikasi yang memadai. Di sisi lain, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan juga harus dilakukan secara tegas, profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sinergitas antarinstansi harus terus diperkuat, namun yang tidak kalah penting adalah keselamatan personel saat bertugas di lapangan. Semua tindakan harus dilakukan sesuai prosedur dengan mengutamakan keamanan anggota,” tambahnya.

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Semarang bersama perwakilan instansi terkait melakukan pengecekan langsung terhadap kendaraan operasional serta perlengkapan penanggulangan Karhutla guna memastikan seluruh sarana dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

Lebih lanjut AKBP Heru mengungkapkan bahwa sebelum pelaksanaan apel telah dilaksanakan rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang, sebagai langkah menyamakan persepsi dan strategi dalam menghadapi ancaman Karhutla selama musim kemarau.

Mengakhiri keterangannya, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Semarang agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak meninggalkan lokasi saat membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan api, tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api melalui layanan darurat Polri 110 agar dapat segera ditangani.

Melalui apel kesiapsiagaan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin solid antarinstansi sehingga upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Semarang dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Agus/Jk_Zed.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif
Danrem 072/Pamungkas Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di TMP Kusumanegara Yogyakarta 
Pengawasan Publik KBB Terancam, hanya Puluhan Wartawan Aktif sebagai Kontrol Sosial 
PT. Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Kalipancur 
Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Pangsar Jenderal Sudirman
Respons Cepat Ditres Siber Polda Jateng, Remaja Asal Sleman Berhasil Ditemukan dan Kembali ke Keluarga
TPST BLE Banyumas Siapkan Langkah Cerdas Antisipasi Cegah Kebakaran 
Gelorakan Yel-Yel ‘Narkoba NO, Hidup Sehat YES’, Warga Gemulung Jepara Diberi Edukasi Bahaya Narkoba
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:35 WIB

Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif

Selasa, 22 September 2026 - 18:08 WIB

Danrem 072/Pamungkas Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di TMP Kusumanegara Yogyakarta 

Selasa, 22 September 2026 - 18:04 WIB

Pengawasan Publik KBB Terancam, hanya Puluhan Wartawan Aktif sebagai Kontrol Sosial 

Selasa, 22 September 2026 - 17:46 WIB

PT. Praba Mas Hill Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Kalipancur 

Selasa, 22 September 2026 - 17:41 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Pangsar Jenderal Sudirman

Berita Terbaru