Pondasi Proyek Pabrik Ambruk dan Picu Banjir, Warga Deresan Minta Proyek Dihentikan Sementara

- Kontributor

Rabu, 8 April 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com – Proyek pembangunan pabrik di Desa Deresan, Kecamatan Susukan, menuai sorotan tajam dari warga. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (7/4/2026) diduga menjadi pemicu ambrolnya sebagian pondasi bangunan proyek yang berdiri di dekat permukiman.

Peristiwa tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Selain ancaman dari struktur bangunan yang menjulang tinggi, warga juga harus menghadapi banjir yang menggenangi pekarangan hingga masuk ke dalam rumah.

Sejumlah warga menyebut, sejak proyek berjalan, kondisi lingkungan berubah drastis. Sistem drainase dinilai tidak memadai, sehingga air hujan tidak tertampung dengan baik dan meluap ke area permukiman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah ada proyek ini, kalau hujan pasti banjir. Sekarang ditambah pondasinya roboh, kami makin was-was,” ujar salah satu warga.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden robohnya pondasi tersebut. Namun, warga menilai kondisi ini tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan risiko lebih besar jika tidak segera ditangani.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyoroti minimnya keterbukaan dari pihak pengembang. Mereka mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi resmi terkait pembangunan pabrik tersebut, termasuk peruntukan bangunan maupun dampak lingkungannya.

Kondisi ini memicu desakan kepada Pemerintah Kabupaten Semarang agar segera turun tangan. Warga meminta aktivitas proyek dihentikan sementara sampai ada kejelasan terkait izin, analisis dampak lingkungan, serta jaminan keamanan bagi masyarakat sekitar.

“Jangan sampai kami yang jadi korban. Harus ada tanggung jawab dari pihak pengembang,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengembang terkait robohnya pondasi maupun dampak banjir yang terjadi di lingkungan warga Desa Deresan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Solidaritas, Rio Aditya Resmi Pimpin MPC Pemuda Pancasila Cilacap dalam Suasana Penuh Kebersamaan 
Polri Kawal Ketat Longmarch PSHT di Purwantoro, 187 Peserta Ikuti Kenaikan Sabuk Putih
Polres Wonogiri Siagakan 100 Lebih Personel Amankan Longmarch PSHT di Purwantoro
Langkah Cepat Polda Jateng Ungkap Kasus Sabu, Kurir dan Rekan Ditangkap di Sejumlah Titik Karanganyar
Semangat Juara! SMPN 1 Bungbulang Siap Tempur di Seleksi POPWILDA 2026 Kabupaten Garut
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
Pastikan Keamanan dan Kelancaran, Danrem 072/Pamungkas Sambut Kedatangan Presiden RI 
Jalan Jawa Raya Leyangan Penuh Lubang, Warga: “Desa Wisata atau Jalan Seribu Lubang?”
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:25 WIB

Momen Solidaritas, Rio Aditya Resmi Pimpin MPC Pemuda Pancasila Cilacap dalam Suasana Penuh Kebersamaan 

Minggu, 19 April 2026 - 19:42 WIB

Polri Kawal Ketat Longmarch PSHT di Purwantoro, 187 Peserta Ikuti Kenaikan Sabuk Putih

Minggu, 19 April 2026 - 19:37 WIB

Polres Wonogiri Siagakan 100 Lebih Personel Amankan Longmarch PSHT di Purwantoro

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

Langkah Cepat Polda Jateng Ungkap Kasus Sabu, Kurir dan Rekan Ditangkap di Sejumlah Titik Karanganyar

Minggu, 19 April 2026 - 14:40 WIB

Semangat Juara! SMPN 1 Bungbulang Siap Tempur di Seleksi POPWILDA 2026 Kabupaten Garut

Berita Terbaru