Garut, Tribuncakranews.com
Dinamika keagamaan dan kemasyarakatan di Kabupaten Garut mendadak riuh penuh optimisme. Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, menjadi pusat perhatian saat jajaran Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Garut Masa Khidmat 2026–2031 resmi dilantik, Kamis (29/10/2026).
Momen penting ini langsung mendapat sorotan dari Pemerintah Kabupaten Garut. Asisten Daerah I Bidang Pemkesra, Bambang Hafidz, menyampaikan apresiasi hangat sekaligus menekankan krusialnya peran DMI. Pasalnya, Garut sebagai daerah terluas ketiga dan berpenduduk terbanyak kelima di Jawa Barat—dengan 42 kecamatan, 421 desa, serta 21 kelurahan—memiliki tantangan keumatan dan indikator makro ekonomi yang membutuhkan penanganan cepat dan bersinergi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sinergi Cepat: Benahi Pengelolaan Masjid hingga Pelosok
Pemerintah Daerah mengajak DMI bergerak bersama membenahi tata kelola masjid dari pusat kota hingga ke pelosok desa.
Menjawab hal tersebut, Ketua PD DMI Kabupaten Garut, Rd. Aas Kosasih, menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi secara terukur, transparan, dan melibatkan seluruh jajaran pengurus cabang di tingkat kecamatan.
Fokus Utama: Tiga Pilar Utama & Terobosan Ekonomi Jemaah
Program kerja DMI Garut kini menjadi pembicaraan hangat karena memadukan pembenahan internal dan pemberdayaan masyarakat secara langsung:
Tiga Pilar Wajib:
Idarah: Penataan perencanaan, administrasi keuangan, dan pengawasan yang transparan.
Imarah: Memakmurkan masjid lewat ibadah, pendidikan, kegiatan sosial, dan PHBI.
Riayah: Pemeliharaan fisik, kebersihan, kenyamanan, keamanan, hingga kepastian arah kiblat.
Program Pilihan Unggulan (Warung Barokah Masjid):
Untuk memperkuat ekonomi warga, DMI siap merintis gerai Warung Barokah Masjid di setiap kecamatan.
Langkah ini dihadirkan untuk menyediakan sembako murah, gas LPG, air galon, hingga fasilitas pembayaran digital (listrik, Wi-Fi, dan pulsa) yang makin dekat dengan masyarakat.
Langkah cepat dan terstruktur dari PD DMI Garut ini diprediksi membawa angin segar bagi penataan ribuan masjid sekaligus penguatan ekonomi warga di seluruh pelosok Garut.
(Enjang)














