Garut, Tribuncakranews.com – Kesiapsiagaan tinggi kembali ditunjukkan oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Pameungpeuk, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut.
Bertindak cepat dalam hitungan menit, petugas berhasil menjinakkan kebakaran yang melanda sebuah rumah permanen milik Ny. Nyai di Kampung Munjul RT 01/RW 11, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut pada Senin sore (13/7/2026).
Berdasarkan laporan resmi, informasi insiden kebakaran diterima oleh pos UPT Pameungpeuk pada pukul 16.00 WIB. Tanpa membuang waktu, armada berkekuatan 1 unit mobil pemadam beserta personel langsung diberangkatkan tiga menit kemudian, tepat pukul 16.03 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menembus jarak sekitar 5 kilometer menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim Damkar Pameungpeuk mencatatkan waktu response time yang sangat impresif, yaitu hanya 7 menit hingga tiba di lokasi pada pukul 16.10 WIB.
Kronologi kejadian bermula saat pemilik rumah sedang membakar sampah di kebun belakang rumah. Namun, saat ditinggal beberapa saat, api dengan cepat membesar dan merembet hingga melalap bagian atap dapur.
Beruntung, warga setempat sigap membantu pemadaman awal dan langsung menghubungi UPT Wilayah 3 Damkar Pameungpeuk.
Setibanya di lokasi, petugas langsung bergerak taktis melakukan pengecekan dan pemadaman intensif agar api tidak merembet ke bangunan utama rumah serta pemukiman sekitar yang padat.
Kebakaran berluas area sekitar 4×5 meter persegi tersebut akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu 30 menit (selesai pukul 16.43 WIB) atas kerja sama solid petugas Damkar, relawan, dan warga sekitar.
Meski bagian atap dapur hangus terbakar dengan taksiran kerugian materiil mencapai ± Rp 2.000.000, aksi cepat tanggap ini berhasil mencegah kerugian yang jauh lebih masif.
Damkar Pameungpeuk berhasil menyelamatkan total aset berharga senilai ± Rp 400.000.000, yang meliputi bangunan utama rumah korban (senilai Rp 200 juta), serta dua rumah tetangga terdekat yang sempat terancam rembetan api, yakni rumah milik Ny. Edah (senilai Rp 150 juta) dan rumah Bpk. Gaga (senilai Rp 250 juta).
Selain menyelamatkan harta benda, operasi ini juga berhasil memastikan keselamatan jiwa 7 orang warga di area terdampak.
Dipastikan tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Pihak pemadam kebakaran mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Penulis : Enjang
Editor : Khanza Haryati












