Saatnya Kyai Memegang Teguh Kendali Organisasi

- Kontributor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, Tribuncakranews.com 

Udara pagi di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, terasa begitu teduh pada Minggu (30/8/2026).

Di tengah suasana Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang berlangsung khidmat sejak 27 hingga 31 Agustus 2026, terpancar kerinduan mendalam agar bahtera jam’iyah kembali dipandu penuh oleh kearifan para kyai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sekitar pukul 08.00 WIB, Wakil Ketua Umum PIN, Zidni Fauz Abadi, terlihat berbincang hangat bersama beberapa gawagis sembari menikmati keheningan pagi.

Di antara perbincangan santai tersebut, tersirat harapan besar akan kemurnian proses musyawarah yang sedang berlangsung di arena muktamar.

​Zidni menuturkan bahwa langkah organisasi sejatinya harus selaras dengan ketulusan dan tanda-tanda kebaikan dari Yang Maha Kuasa.

Baca Juga:  HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga

​”Karena langit mengisyaratkan dan para kyai mengikhbarkan, mana mungkin AHWA masuk angin,” ungkap Zidni penuh keyakinan.

​Harapan kini tertuju pada ketenangan bilik istikharah para kyai Anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Seluruh proses diharapkan berjalan atas dasar murni khidmat kepada organisasi, murni dari ketulusan hati, serta bebas dari pengaruh maupun mediasi kepentingan pihak manapun.

​”Jadi biar hening istikharah yang bicara, jangan bising kepentingan yang bertahta,” tambahnya lembut namun sarat makna.

​Pada akhirnya, di atas sajadah yang terbentang dan melalui kearifan para kyai dalam menolak segala bentuk titipan, keselamatan jam’iyah akan senantiasa terjaga.

 

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026 di Kalsel: 5.000 Santri dan Ulama Doakan Banua Terhindar dari Karhutla
Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI
Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara
Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme
Tindak Lanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap
Depo Pencucian Pasir Beroperasi 24 Jam, Timbulkan Keresahan Warga, Surat Pernyataan Hentikan Aktivitas Jadi Sorotan
Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Berisiko Kecelakaan Fatal Seperti Lawan Arus Jadi Prioritas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Hari Santri Nasional 2026 di Kalsel: 5.000 Santri dan Ulama Doakan Banua Terhindar dari Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme

Berita Terbaru