Silaturahmi Ulama dan Umara Perkuat Persatuan Bangsa

- Kontributor

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tribuncakranews.com – Selasa, 11/3/2026. Momentum silaturahmi antara ulama dan umara kembali ditegaskan sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. Dalam sebuah agenda yang juga dihadiri oleh Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional, Dudung Abdurachman, berbagai tokoh menegaskan pentingnya sinergi antara pemimpin keagamaan dan pemimpin pemerintahan.

Ketua Umum Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang akan mendapatkan liputan pemberitaan media.

Silaturahmi antara ulama dan umara memiliki sejumlah fungsi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pertama, membentuk masyarakat yang cerdas dan toleran. Melalui kerja sama yang solid, ulama dapat memberikan pemahaman nilai-nilai keagamaan yang benar, sementara umara dapat menghadirkan kebijakan yang memperkuat persatuan dan harmoni sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sinergi ini juga penting dalam menghadapi berbagai tantangan ideologi transnasional yang berpotensi memecah belah masyarakat. Kolaborasi antara tokoh agama dan pemimpin pemerintahan dinilai mampu membangun komunikasi yang kuat untuk menjaga stabilitas bangsa.

Ulama dan umara juga memiliki peran besar dalam menjaga persatuan serta memberikan panduan moral dan spiritual kepada masyarakat. Di sisi lain, pemerintah dapat menghadirkan regulasi yang melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi yang menyesatkan atau provokatif.

Kerja sama yang erat antara kedua unsur tersebut juga diyakini mampu membangun kepercayaan publik. Ketika masyarakat melihat sinergi yang kuat antara pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan, kepercayaan terhadap lembaga negara dan lembaga keagamaan pun akan semakin meningkat.

Tidak hanya itu, hubungan yang harmonis antara ulama dan umara juga dapat memperkuat fungsi pengawasan sosial. Keduanya dapat saling mengingatkan dalam menjalankan amanah serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Dalam sejarah Indonesia, sinergi antara ulama dan umara telah terbukti memiliki peran besar sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga menjaga persatuan bangsa hingga saat ini. Oleh karena itu, kerja sama tersebut diharapkan terus terjalin dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern. Marno (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru