TK Lestari Bener Gelar Tasyakuran Sambut Tahun Ajaran 2026/2027, Siapkan 7 Kelas dan Kembangkan Program Full Day

- Kontributor

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo, Tribuncakranews.com TK Lestari Bener, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar kegiatan tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menyongsong Tahun Pelajaran 2026/2027, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh guru TK Lestari Bener, perwakilan Pemerintah Desa Bener, Komite TK Lestari Bener, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kepala TK Lestari Bener, Nur Faridah, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus doa bersama agar seluruh program pendidikan pada tahun pelajaran yang baru dapat berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami telah menyelenggarakan kegiatan tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menyongsong awal Tahun Pelajaran 2026/2027. Kami berharap TK Lestari Bener semakin maju, semakin berprestasi, serta seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nur Faridah menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan pendidikan di TK Lestari Bener adalah mendampingi peserta didik agar tumbuh menjadi anak-anak yang berintegritas, berkualitas, serta memiliki akhlakul karimah.

Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, TK Lestari Bener telah menerima sebanyak 84 peserta didik, termasuk siswa baru dan siswa yang mengulang. Meski demikian, pihak sekolah memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah karena proses penerimaan peserta didik masih berlangsung pada awal masuk sekolah.

Untuk mendukung proses pembelajaran, sekolah telah menyiapkan tujuh ruang kelas, termasuk layanan kelas Full Day yang diperuntukkan bagi peserta didik yang orang tuanya belum dapat menjemput setelah kegiatan belajar selesai. Program tersebut berlangsung hingga pukul 15.00 WIB.

Baca Juga:  UNDIP dan TU Munich Rumuskan Rekomendasi Pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang dalam Festival Transmigrasi 2026

Menurut Nur Faridah, penyelenggaraan kelas Full Day merupakan respons atas aspirasi para wali murid yang membutuhkan layanan penitipan anak setelah jam belajar reguler berakhir.

“Program Full Day ini masih dalam tahap pengembangan. Alhamdulillah, tahun ini sudah ada 10 anak yang terdaftar mengikuti kelas Full Day. Program ini juga telah memasuki tahun kedua dan mendapat respons yang sangat baik dari para orang tua,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa legalitas penyelenggaraan program Full Day akan segera diurus secara resmi apabila program tersebut terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Selain pengembangan program pembelajaran, TK Lestari Bener juga memperoleh tambahan satu tenaga pendidik baru yang memiliki pengalaman mengajar di salah satu sekolah favorit di Kabupaten Wonosobo.

“Kami bersyukur mendapat tambahan seorang guru yang telah memiliki pengalaman mengajar di sekolah sebelumnya. Pengalaman beliau diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di TK Lestari Bener, khususnya dalam pengembangan kelas Full Day sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah,” tutur Nur Faridah.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, TK Lestari Bener optimistis dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan serta memberikan pendampingan terbaik bagi peserta didik sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. ( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Kasus Pembakaran Warung di Sukoharjo Ditangkap, Kapolres Sukoharjo Ungkap Peran Tersangka I
KENDARAAN DIDUGA PARKIR DI SEKITAR SPBU TROWOLU PURWODADI, MUNCUL INFORMASI DUGAAN PENGANGKUTAN SOLAR BERSUBSIDI, NAMA AMBON ATAU BRAM DISEBUT
Tabrak Lari Tewaskan Suami di Donohudan, Polisi Temukan Titik Terang Terduga Pelaku
Warga Tanjung Morawa Geruduk Kantor Camat: Soroti Dugaan Jual Beli Arsip, PHK Sepihak, Hingga Upah di Bawah UMK
Polda DIY Luncurkan Satgas PAGAR, 858 Personel Disiagakan Jaga Kondusivitas Yogyakarta
Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Polres Jepara Wujudkan Pemenuhan Hak Jaminan Sosial Kesehatan untuk Kelompok Rentan demi Keberlanjutan Perlindungan Sosial Masyarakat di Kabupaten Jepara
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Street Parade Piala Raja HB X 2026
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:31 WIB

DPO Kasus Pembakaran Warung di Sukoharjo Ditangkap, Kapolres Sukoharjo Ungkap Peran Tersangka I

Sabtu, 7 November 2026 - 18:07 WIB

KENDARAAN DIDUGA PARKIR DI SEKITAR SPBU TROWOLU PURWODADI, MUNCUL INFORMASI DUGAAN PENGANGKUTAN SOLAR BERSUBSIDI, NAMA AMBON ATAU BRAM DISEBUT

Sabtu, 7 November 2026 - 17:52 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Suami di Donohudan, Polisi Temukan Titik Terang Terduga Pelaku

Sabtu, 7 November 2026 - 16:38 WIB

Warga Tanjung Morawa Geruduk Kantor Camat: Soroti Dugaan Jual Beli Arsip, PHK Sepihak, Hingga Upah di Bawah UMK

Sabtu, 7 November 2026 - 16:23 WIB

Polda DIY Luncurkan Satgas PAGAR, 858 Personel Disiagakan Jaga Kondusivitas Yogyakarta

Berita Terbaru