Volume Arus Mudik Dari Arah Jakarta Menurun, Polres Semarang Normalisasi One Way Lokal

- Kontributor

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Polres Semarang_Polda Jateng. Penerapan Rekayasa One Lokal dari Ruas tol Kalikangkung hingga Simpang susun KM 459, yang diterapkan Jajaran Polres Semarang bersama jajaran Direktorat Lalu lintas Polda Jateng, Sat Lantas Polrestabes Semarang dan Polres Salatiga, pada hari sebelumnya Rabu 18 Maret 2026 telah di normalisasi kembali.

Kamis malam 19 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 Wib, dipimpin Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani STK. SIK. CPHR., arus tol dari arah Solo menuju ke Semarang sudah dibuka untuk dua arah (Normalisasi).

Dengan dikawal langsung jajaran Sat Lantas Polres Semarang, PJR Tol Semarang-Solo rangkaian arus dari arah solo yang semula dikeluarkan ke arah Exit Tol Tingkir Salatiga, bisa menggunakan jalur Tol hingga Exit Kota Semarang Krapyak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi setelah dilakukan Koordinasi dengan Direktorat, serta Polres jajaran samping untuk arus dari arah Solo sudah kita Normalisasikan hingga simpang susun Krapyak Semarang, jadi untuk kegiatan One Way Lokal malam ini kita Normalkan krmbali.” Ungkap Kasat Lantas.

Kegiatan Normalisasi tersebut tentungan setelah dilakukan pengamatan tingkat Volume arus dari arah Jakarta, dimana AKP Lingga menyampaikan bahwa pantauan sejak pukul 18.00 Wib hingga pukul 21.00 Wib sudah mengalami penurunan.

“Kami pantau dari pintu tol Banyumanik mulai Pukul 18.00 Wib hingga pukul 21.00 Wib, mengalami penurunan sekitar 2000 an kendaraan dan terus menurun hingga pukul 21.00 Wib. Hal ini yang menjadi pertimbangan untuk dilakukan Normalisasi.” Tambahnya.

Terkait pemberlakuan Normalisasi kali ini, AKP Lingga menegaskan diberlakukan secara situasional. Dengan tetap mempertimbangkan perkembangan arus selanjutnya.

“Normalisasi ini berlaku situasional, apabila ada perkembangan arus dari arah Jakarta atau perintah dari Direktorat Lalu lintas Polda Jateng, makan akan dilakukan One Way lokal kembali.” Pungkasnya.

(Red/Agus SN TCN)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Pelaku Pembobol Minimarket Diamankan Polres Garut Setelah 19 kali Beraksi
Rapat Persiapan Pelantikan PWI LS Jawa Tengah Berjalan Lancar & Kondusif, Gus Miftah Targetkan Hadirkan Presiden Prabowo serta Raja dan Sultan Se-Nuswantoro
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba 
Janda Lansia dan Dua Anak Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, DPP LAI & Aktivis Pers Desak Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Turun Tangan
Personel Polsek Ngoro Dampingi Petani Meninjau Tanaman Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan
Kodim 0703/Cilacap Berbagi melalui Kegiatan Ladang Sedekah
Polrestabes Semarang Ungkap Dugaan Pencabulan Anak, Korban Sempat Dibawa ke Tiga Daerah
Resmob Polrestabes Semarang Ungkap Penipuan Minyak Jelantah Rp3,29 Miliar, Satu Pelaku Ditangkap di Sukoharjo
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:21 WIB

3 Pelaku Pembobol Minimarket Diamankan Polres Garut Setelah 19 kali Beraksi

Sabtu, 12 September 2026 - 10:18 WIB

Rapat Persiapan Pelantikan PWI LS Jawa Tengah Berjalan Lancar & Kondusif, Gus Miftah Targetkan Hadirkan Presiden Prabowo serta Raja dan Sultan Se-Nuswantoro

Sabtu, 12 September 2026 - 09:30 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba 

Sabtu, 12 September 2026 - 07:13 WIB

Janda Lansia dan Dua Anak Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, DPP LAI & Aktivis Pers Desak Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 22:48 WIB

Personel Polsek Ngoro Dampingi Petani Meninjau Tanaman Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terbaru