Wako Lubuk Linggau Buka Sosialisasi Kebijakan Perparkiran

- Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK LINGGAU, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat membuka kegiatan sosialisasi kebijakan perparkiran di Kota Lubuk Linggau di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (23/2/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan Pemerintah Kota Lubuk Linggau tidak akan menerbitkan SK juru parkir baru sebelum dilakukan penataan dan mapping ulang sistem perparkiran. Kebijakan ini diambil menyusul berbagai persoalan di lapangan.

Peristiwa yang sangat disayangkan terjadi yakni insiden meninggalnya seorang juru parkir di kawasan Terminal Pasar Atas (Pasar Muara) beberapa waktu lalu sehingga diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kedepannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari 108 SK yang pernah diterbitkan, tercatat hanya 82 juru parkir yang aktif. Meski potensi pendapatan parkir diperkirakan mencapai miliaran rupiah per tahun, realisasi retribusi saat ini baru sekitar Rp540 juta. Pemerintah menilai masih terjadi ketimpangan dan kebocoran setoran di lapangan.

Penataan dilakukan dengan pembagian wilayah per 50 meter sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

Ke depan, setiap 100 meter akan ditempatkan dua hingga tiga juru parkir dengan target setoran yang jelas dan terukur.

Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama di tengah pemotongan transfer daerah tahun 2026, tanpa menghilangkan mata pencaharian para juru parkir.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Lubuk Linggau, H Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya penataan retribusi parkir.

Sejak 7 Januari hingga 20 Februari 2026, Dishub telah melakukan survei lapangan, mapping lokasi, dan uji petik guna menyelaraskan SK dengan kondisi riil juru parkir.

Hasil evaluasi juga menemukan potensi tumpang tindih SK di beberapa titik. Ke depan, akan diterbitkan satu Surat Keputusan Wali Kota yang memuat seluruh titik parkir resmi agar tidak terjadi lagi tumpang tindih serta sistem perparkiran menjadi lebih tertib dan transparan.

Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Emra Endi Kusuma.

(Red Andi Irawan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Launching 200 Titik Jembatan Garuda oleh KASAD
Rumah Kosong Ditinggal Kerja, Tiba-Tiba Terbakar! Kapolsek Bangun Langsung Turun ke TKP, Kerugian Capai Rp250 Juta
MUI dan Muspika Tarling di 13 Desa se Kecamatan Bungbulang Penuh Perjuangan
Peringatan Hari Jadi Desa Bangunsari Ke-45 Tahun Pondasi Kuat Menuju Masa Depan
Polres Kendal Ungkap Penyerangan Polisi Saat Lerai Perkelahian di Kaliwungu, Dua Pelaku Diamankan
Menu MBG Rp10 Ribu di SPPG Plukisan Boyolali Dipersoalkan, Publik Desak Evaluasi dan Transparansi Anggaran
BNI Tebar Dividen Rp13,03 Triliun dari Laba 2025, Siapkan Buyback Saham Rp905 Miliar
Petani Nanas Kasomalang Siap Lawan Dugaan Penyerobotan Tanah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:21 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Launching 200 Titik Jembatan Garuda oleh KASAD

Senin, 9 Maret 2026 - 21:18 WIB

Rumah Kosong Ditinggal Kerja, Tiba-Tiba Terbakar! Kapolsek Bangun Langsung Turun ke TKP, Kerugian Capai Rp250 Juta

Senin, 9 Maret 2026 - 21:15 WIB

MUI dan Muspika Tarling di 13 Desa se Kecamatan Bungbulang Penuh Perjuangan

Senin, 9 Maret 2026 - 21:13 WIB

Peringatan Hari Jadi Desa Bangunsari Ke-45 Tahun Pondasi Kuat Menuju Masa Depan

Senin, 9 Maret 2026 - 21:10 WIB

Polres Kendal Ungkap Penyerangan Polisi Saat Lerai Perkelahian di Kaliwungu, Dua Pelaku Diamankan

Berita Terbaru