Polres Gunungkidul Ungkap Kasus Penipuan Jual Beli Emas Antam Via Media Sosial

- Kontributor

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGKIDUL, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Gunungkidul berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan melalui media elektronik (ITE) dengan modus operandi penjualan emas batangan Antam melalui platform media sosial Threads.

Keberhasilan tersebut disampaikan oleh Kapolres Gunungkidul dalam konferensi pers, Jumat, 30 Januari 2026.

Peristiwa ini bermula pada Selasa, 11 November 2025, saat korban berinisial AIS (32), warga Desa Watugajah, Kapanewon Gedangsari, melihat unggahan akun Threads atas nama “LAURA NADINE” yang menawarkan emas batangan Antam dengan harga di bawah pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang tertarik kemudian menjalin komunikasi melalui Direct Message (DM) dan berlanjut ke aplikasi WhatsApp. Untuk meyakinkan korban, tersangka mengirimkan foto, video, hingga barcode emas batangan seberat 15 gram.

Terperdaya oleh rangkaian kata-kata manis dan bukti palsu, korban akhirnya mentransfer uang sebesar Rp37.750.000 ke rekening BRI milik tersangka. Namun, hingga waktu yang dijanjikan, emas tersebut tidak pernah dikirimkan.

Berdasarkan laporan korban, Unit Pidsus bersama Tim Buser Sat Reskrim Polres Gunungkidul melakukan penyelidikan mendalam.

Petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tersangka berinisial MF (26), seorang pria asal Cilacap, Jawa Tengah, di wilayah domisilinya di Karanganom, Klaten.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka MF tidak hanya menyasar satu korban. Di wilayah Gunungkidul, terdapat dua korban dengan total kerugian yang berbeda, Korban AIS, Kerugian sebesar Rp37.750.000 dan YD, mengalami kerugian sebesar Rp12.100.000.

“Tersangka ini diketahui mengoperasikan dua akun media sosial untuk menjerat korbannya, yaitu akun “LAURA NADINE” dan “MUTIARA SUCI_4,” ucap AKBP Damus Asa,S.H,S.I.K,M.H, dalam konferensi persnya.

Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut, antara lain 1 (satu) unit iPhone 16 Pro warna hitam milik tersangka, 9 (sembilan) lembar rekening koran Bank BRI milik tersangka dan 2 (dua) lembar cetak rekening koran Bank Mandiri milik korban sebagai bukti transaksi.

Atas perbuatannya, tersangka MF kini mendekam di Rutan Polres Gunungkidul dan dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 45 A ayat 1 UU RI No. 1 Tahun 2024 (Perubahan Kedua UU ITE) jo UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana: Ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda maksimal kategori V dan Pasal 492 UU RI No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru): Terkait penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

” Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tawaran barang berharga dengan harga yang tidak wajar di media sosial. Pastikan selalu melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi elektronik guna menghindari modus penipuan serupa,” pungkas Kapolres Gunungkidul.

Penulis : Pur/Humas Polres Gunungkidul

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sumur Bor Ilegal Dikomersialkan, Warga Keluhkan Retakan Bangunan di Tambak Mulyo Semarang
Ironi Izin Kesehatan di Ruko Tanjung Duren: Diduga Jadi Sarang Praktik Amoral, Jurnalis Malah Tertekan
Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  
Siaga, Warga Desa Pidodokulon Gotong Royong Tanggulangi Tanggul Nyaris Jebol
Coffee Morning Bersama Rekan Jurnalis Se-Kota Lubuklinggau Dalam Rangka HUT Pers Nasional
Diduga Langgar Aturan, Pembongkaran Pasar Karanggede Tanpa Papan Proyek Tuai Sorotan
Kapolres Purworejo Pimpin langsung Pengamanan Laga Semi final Persak Kebumen VS PSIR Rembang
MBG dari SPPG Cahaya Ditolak SMPN 1 Cawas, Diduga Tidak Layak Untuk di Konsumsi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:20 WIB

Diduga Sumur Bor Ilegal Dikomersialkan, Warga Keluhkan Retakan Bangunan di Tambak Mulyo Semarang

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

Ironi Izin Kesehatan di Ruko Tanjung Duren: Diduga Jadi Sarang Praktik Amoral, Jurnalis Malah Tertekan

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:15 WIB

Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:57 WIB

Siaga, Warga Desa Pidodokulon Gotong Royong Tanggulangi Tanggul Nyaris Jebol

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Coffee Morning Bersama Rekan Jurnalis Se-Kota Lubuklinggau Dalam Rangka HUT Pers Nasional

Berita Terbaru