16.186 Pemudik Diberangkatkan Gratis ke Jateng, Ahmad Luthfi Lepas 325 Bus dari TMII

- Kontributor

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tribuncakranews.com – Sebanyak 16.186 pemudik asal Jawa Tengah diberangkatkan gratis dari Jakarta menuju kampung halaman mereka di 35 kabupaten/kota. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara langsung melepas 325 armada bus program Mudik Gratis Pemprov Jateng di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).

Program Mudik Gratis dengan tagline “Mudik Gampang Balik Tenang” tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu masyarakat perantauan, khususnya di wilayah Jabodetabek, agar bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya.

“Sebanyak 325 bus kita siapkan hari ini untuk mengangkut 16.186 masyarakat yang mudik ke Jawa Tengah. Itu pun masih belum cukup,” kata Ahmad Luthfi saat pelepasan peserta mudik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pelepasan peserta mudik juga dilakukan di titik lain. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dijadwalkan melepas rombongan mudik dari Bandung pada hari yang sama. Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan program mudik gratis menggunakan kereta api yang akan diberangkatkan pada hari berikutnya.

Program mudik gratis ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 35 pemerintah kabupaten/kota, Bank Jateng, serta sejumlah pihak swasta. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk meringankan beban masyarakat Jawa Tengah yang merantau di Jabodetabek.

Menurut Ahmad Luthfi, sebagian besar pemudik yang mengikuti program tersebut bekerja di sektor informal, seperti pedagang bakso, pengemudi ojek online, pedagang warteg, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga penyandang disabilitas.

“Semua tumplek blek, kita openi untuk meringankan beban masyarakat kita di perantauan. Ini bentuk negara hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai para perantau asal Jawa Tengah memiliki peran penting bagi daerah asalnya. Saat momentum mudik, tidak hanya terjadi silaturahmi keluarga, tetapi juga perputaran orang, barang, dan uang yang berdampak pada perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memfasilitasi perjalanan mereka agar lebih aman dan terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga berpesan kepada para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan. Ia juga mengingatkan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap di Jakarta, untuk mempertimbangkan peluang kerja di Jawa Tengah.

“Kami tidak ingin membebani Jakarta dan sekitarnya dengan mereka yang tidak siap kerja. Jawa Tengah sudah menyiapkan balai latihan kerja (BLK), vokasi, dan berbagai peluang kerja. Bupati dan wali kota juga sudah menyiapkan program untuk mengopeni masyarakat,” katanya.

Selain menyiapkan armada mudik, Pemprov Jateng juga menyiapkan fasilitas arus balik bagi para perantau yang akan kembali ke Jabodetabek setelah Lebaran. Jumlah armada yang disediakan sama dengan saat keberangkatan mudik.

Pemberangkatan arus balik akan dipusatkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, serta sejumlah titik lainnya. Pemprov juga menyediakan layanan kereta api untuk membantu pemudik kembali ke tempat kerja mereka.

“Pendaftarannya sudah diatur secara online melalui aplikasi,” kata Ahmad Luthfi.

Seorang pemudik, Sugiyanto, penyandang disabilitas asal Klego, Boyolali, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Menurutnya, biaya perjalanan saat musim Lebaran biasanya melonjak tinggi.

“Kalau mudik ke Soloraya saat Lebaran bisa sampai Rp 650 ribu per orang. Alhamdulillah dengan program ini sangat membantu,” ujarnya. ( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Pernikahan Massal Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Dorong Edukasi Pernikahan Sesuai Syariah dan Adat
Danrem 072/Pamungkas Silaturahmi dengan Kapolda DIY, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Hadapi Kontijensi Situasi Kamtibmas di Masa Pilkades Serentak, Polres Semarang Simulasikan Penanganan Gangguan
FBI Beri Penghargaan Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam
Yuwanto, PhD Apresiasi Soliditas Organisasi, Newsroom Jaga Desa dan FGD Jadi Agenda Prioritas
Rotasi Perangkat Desa Kembaran: Tiga Pejabat Resmi Dilantik, Mengisi Kekosongan Sekretaris Desa
Fenny Frans Dinilai menantang wartawan & pengacara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Program Pernikahan Massal Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Dorong Edukasi Pernikahan Sesuai Syariah dan Adat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Danrem 072/Pamungkas Silaturahmi dengan Kapolda DIY, Perkuat Sinergi TNI-Polri

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Hadapi Kontijensi Situasi Kamtibmas di Masa Pilkades Serentak, Polres Semarang Simulasikan Penanganan Gangguan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

FBI Beri Penghargaan Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam

Berita Terbaru