Nyawa Dipertaruhkan di Jalan Kandis, Teuku Reyza: Anak-Anak Ini Diduga Dieksploitasi

- Kontributor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK Tribuncakranews.com — Ketua Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) Riau, Teuku Reyza, menyoroti keberadaan anak-anak yang meminta sumbangan di badan Jalan Libo Baru Kilometer 4–6, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Ia menilai kondisi tersebut mengarah pada indikasi eksploitasi dan membahayakan keselamatan anak.

“Ini bukan sekadar persoalan sosial biasa. Ada indikasi eksploitasi anak. Mereka ditempatkan di ruang publik yang berisiko tinggi, di tengah arus kendaraan berat,” kata Reyza, Rabu, 29 Juli 2026.

Pantauan di lapangan menunjukkan sedikitnya tiga titik di sepanjang ruas jalan itu digunakan anak-anak untuk meminta sumbangan. Mereka terlihat duduk di tengah hingga tepi jalan, menyodorkan tangan kepada pengendara yang melintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas Jalan Libo Baru dikenal sebagai jalur padat kendaraan, termasuk truk bertonase besar milik industri migas PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Jalur ini juga menjadi akses utama masyarakat menuju wilayah Sontang dan sekitarnya.

Reyza menilai situasi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut. Ia mendesak pemerintah daerah, dinas sosial, serta aparat penegak hukum segera melakukan penanganan terpadu.

Baca Juga:  Desak Suparman Diperiksa Hakim, Masyarakat Riau bentangkan Spanduk didepan PN Pekanbaru

“Negara harus hadir. Jangan tunggu korban. Anak-anak ini mempertaruhkan nyawa setiap hari di jalan,” ujarnya.

Menurut dia, perlu ada langkah cepat untuk menertibkan aktivitas di lapangan sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan anak-anak tersebut.

“Harus diinvestigasi. Apakah ini murni karena tekanan ekonomi keluarga atau ada yang mengorganisir. Jika terbukti ada eksploitasi, penegakan hukum harus dilakukan,” kata Reyza.

Ia juga menekankan pentingnya pemulihan dan perlindungan terhadap anak-anak yang terlibat, termasuk memastikan mereka kembali ke lingkungan yang aman dan memperoleh akses pendidikan.

“Anak bukan alat mencari uang. Mereka harus dilindungi, dididik, dan dijamin masa depannya,” ujar Reyza.

Sementara itu, seorang pengguna jalan, Suheri, mengaku hampir setiap hari melihat aktivitas anak-anak tersebut saat melintas. Ia menilai kondisi itu sangat berbahaya karena jalan tersebut dilalui kendaraan besar.

“Sudah lama terjadi. Hampir setiap hari ada. Kendaraan besar lewat terus. Sangat berisiko,” kata dia.

Reyza kembali menegaskan, persoalan ini membutuhkan respons cepat dan serius dari semua pihak. “Ini ujian bagi kehadiran negara dalam melindungi anak,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Publik Sorot Lambatnya Respon & Belum ditahannya Pelaku oleh Polres Salatiga, Menanggapi Viralnya Video Pengroyokan dengan Linggis di Salatiga
Aksi RPP Berakhir di Tangan Polisi, Sabu Puluhan Gram Ditemukan dalam Bagasi Motor
Pimpin Upacara 17-an, Danrem 072/Pamungkas Sampaikan Amanat Pangdam IV/Diponegoro
Diduga Langgar Tata Ruang dan Sempadan Sungai, LSM GMPK dan LCKI Laporkan Bangunan di Candirejo ke Satpol PP
Perkuat Kepercayaan Investor, Indonesia-China Gelar Forum Teknologi Kota Digital
Tidak Terima Diingatkan, Anak Punk Bentrok Dengan Warga
Semarak HUT Polantas Bhayangkara ke 71, 10 Seniman goreskan edukasi Lalu Lintas lewat Mural di Benteng Fort Willem I Ambarawa.
Semarang Bergema, Bhayangkara Eager Series II 2026 Sukses Hadirkan Karate Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:44 WIB

Publik Sorot Lambatnya Respon & Belum ditahannya Pelaku oleh Polres Salatiga, Menanggapi Viralnya Video Pengroyokan dengan Linggis di Salatiga

Kamis, 17 September 2026 - 16:40 WIB

Aksi RPP Berakhir di Tangan Polisi, Sabu Puluhan Gram Ditemukan dalam Bagasi Motor

Kamis, 17 September 2026 - 13:41 WIB

Pimpin Upacara 17-an, Danrem 072/Pamungkas Sampaikan Amanat Pangdam IV/Diponegoro

Kamis, 17 September 2026 - 12:02 WIB

Diduga Langgar Tata Ruang dan Sempadan Sungai, LSM GMPK dan LCKI Laporkan Bangunan di Candirejo ke Satpol PP

Kamis, 17 September 2026 - 07:56 WIB

Perkuat Kepercayaan Investor, Indonesia-China Gelar Forum Teknologi Kota Digital

Berita Terbaru