Diduga Ilegal, Aktivitas Galian C Tanpa Papan Izin Milik Oknum ‘AGS’ di Cepogo Boyolali Resahkan Warga

- Kontributor

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boyolali, Tribuncakranews.com – Aktivitas penambangan Galian C yang diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi (ilegal) di wilayah lereng Gunung Merapi-Merbabu kembali dikeluhkan masyarakat. Penambangan berskala besar menggunakan alat berat tersebut berlokasi di Dusun Sumbung, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan dan laporan warga di lapangan, aktivitas pengerukan tebing tanah, pasir dan batu di lokasi tersebut dikelola oleh seorang pemodal/pemilik lokal berinisial AGS. Selasa, 9/6/2026.

Terpantau di lokasi terdapat satu unit alat berat excavator jenis sedang dan terlihat dari lokasi beberapa dump truk dan juga armada jenis L 300 jenis bak terbuka keluar masuk mengangkut material tanah, pasir maupun batu dari lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sekitar area operasional tambang, sama sekali tidak ditemukan adanya plang informasi, nomor Izin Usaha Pertambangan (IUP), maupun Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) resmi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.

“Ketiadaan papan informasi resmi ini memicu desakan dari warga dan pegiat lingkungan agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan. Mengingat wilayah Kecamatan Cepogo merupakan kawasan tangkapan air (catchment area), aktivitas pengerukan tanah secara masif tanpa kajian teknis dan AMDAL ini dinilai rawan memicu bencana ekologis serius, seperti tanah longsor dan krisis air bersih bagi pemukiman sekitar.”

Selain itu, armada truk pengangkut material yang keluar-masuk setiap hari juga mulai mengancam ketahanan infrastruktur jalan desa.

“Berdasarkan regulasi yang berlaku, tindakan penambangan tanpa izin merupakan pelanggaran hukum berat.”

Sesuai dengan Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), pelaku penambangan ilegal dapat diancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda finansial maksimal sebesar Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).

Masyarakat mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui kanal aduan LaporGub!, Dinas ESDM Provinsi, Satpol PP, serta Unit Tipidter Polres Boyolali untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Dusun Sumbung.

Warga meminta adanya tindakan tegas berupa penghentian paksa aktivitas, pemasangan garis polisi (police line), hingga penyitaan alat berat ekskavator Kobelco hijau yang digunakan oleh inisial AGS di lapangan guna menyelamatkan lingkungan hidup di kawasan Cepogo. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biasanya Timbang Balita, Sore Ini Posyandu Anggur Riuh oleh Tawa Para Janda Bersama Mbah Con
Biasanya Timbang Balita, Sore Ini Posyandu Anggur Riuh oleh Tawa Para Janda Bersama Mbah Con
BERITA DUKA : Ibunda Diyos Susanto, Tan Kiu Kian, Berpulang Pada Usia 74 Tahun” Keluarga Besar Tan Kim Liong & Agus Darma Wijaya Sampaikan Belasungkawa
_Kades Luwuk Sumarna Diduga Fasilitasi Pengusaha Kandang Ayam Lebarkan Jalan Desa 2,5 Meter Jadi 6 Meter Tanpa Izin Pemilik Tanah_
GMPK Laporkan Dugaan Tambang Ilegal di Kedungsari Rowosari ke Polrestabes Semarang, Aparat Diminta Turun ke Lapangan
Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas
PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim
Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:55 WIB

Biasanya Timbang Balita, Sore Ini Posyandu Anggur Riuh oleh Tawa Para Janda Bersama Mbah Con

Senin, 2 November 2026 - 05:55 WIB

Biasanya Timbang Balita, Sore Ini Posyandu Anggur Riuh oleh Tawa Para Janda Bersama Mbah Con

Senin, 2 November 2026 - 05:16 WIB

BERITA DUKA : Ibunda Diyos Susanto, Tan Kiu Kian, Berpulang Pada Usia 74 Tahun” Keluarga Besar Tan Kim Liong & Agus Darma Wijaya Sampaikan Belasungkawa

Senin, 2 November 2026 - 05:11 WIB

_Kades Luwuk Sumarna Diduga Fasilitasi Pengusaha Kandang Ayam Lebarkan Jalan Desa 2,5 Meter Jadi 6 Meter Tanpa Izin Pemilik Tanah_

Senin, 2 November 2026 - 02:17 WIB

GMPK Laporkan Dugaan Tambang Ilegal di Kedungsari Rowosari ke Polrestabes Semarang, Aparat Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru