Pohon Mangga Lapuk Tumbang Tutup Jalan Raya Pamengpeuk, UPT Damkar Pamengpek Gerak Cepat Lakukan Evakuasi

- Kontributor

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com – Akses lalu lintas di Jalan Raya Pamengpeuk, Kabupaten Garut sempat terhambat akibat sebuah pohon mangga yang sudah lapuk tumbang dan menutupi badan jalan pada Rabu malam (10/06/2026).

Berdasarkan laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, melalui Damkar UPT wilayah Pamengpek insiden ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Bpk UBA pada pukul 20.25 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim dari UPT Pameungpeuk langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Kp. Tanegan, RT: 03/ RW: 10, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Hanya dalam waktu 3 menit setelah menerima laporan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.31 WIB dan langsung memulai proses penanganan pada pukul 20.34 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Damkar, Hendra Santoso, S.E. mengatakan Kronologi Kejadian.

“Menurut data investigasi petugas, penyebab tumbangnya pohon tersebut dikarenakan kondisi pohon mangga yang sudah lapuk dan posisinya yang sudah condong ke arah jalan raya. Akibat tidak mampu menahan beban, pohon tersebut akhirnya roboh dan melintang di tengah jalan raya utama, sehingga sempat memutus arus lalu lintas setempat”, ujarnya.

Baca Juga:  Hadiri Kirab Budaya Rowosari, Sisca Meritania Ajak Generasi Muda Kobarkan Semangat Perjuangan

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa non-kebakaran ini.

 

Proses Evakuasi

Untuk mempercepat proses pembersihan jalan, Disdamkarmat mengerahkan 1 unit armada rescue berplat nomor Z 8197 E beserta 4 orang personel tangguh dari Regu 2 yang dipimpin langsung oleh Komandan Regu (Danru).

Tim yang bertugas menangani evakuasi malam itu adalah:

Hendra Santoso

Rinaldi M

Nurhuda

Ronal (Redkar)

 

Proses pemotongan dan evakuasi batang pohon yang menutupi jalan berlangsung selama kurang lebih 60 menit.

Tepat pada pukul 21.34 WIB, penanganan dinyatakan selesai dan jalan raya kini sudah kembali aman dan dapat dilalui oleh kendaraan dengan normal.

Penulis : Enjang

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri
Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian
Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial
Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai
Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah
PLN Demak Tagih PT Jianhua Precast Semarang Rp50,4 Juta, Bukti Penggantian Trafo Dipertanyakan
Darurat Rangkap Jabatan ,MAKI dan ICW Soroti Dugaan Transaksi Jabatan Dorong KPK Tindak Tegas
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah

Berita Terbaru