Viral sekelompok remaja blokade batas kota Kab. Semarang, Polres Semarang ungkap pelaku.

- Kontributor

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Semarang_Polda Jateng, Tribuncakranews.com 

Sempat viral pada pertengahan bulan Mei 2026 silam, dimana sekelompok remaja melakukan blokade jalan di batas kota Kab. Semarang dari arah Kota Semarang, Polres Semarang sampaikan perkembangan hasil penelusuran.

Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana S.Trk. SIK. MH.Li., Kamis 11 Juni 2026 dalam keterangannya saat Konfrensi Pers menyampaikan bahwa, jajarannya telah mendapatkan petunjuk dan identitas kelompok remaja yang melakukan blokade jalan utama penghubung Semarang-Solo tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah mendapatkan petunjuk terhadap kelompok tersebut, dan kelompok tersebut berasal dari luar Kabupaten Semarang.” Paparnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa, Sat Reskrim akan meningkatkan status dari penyelidikan ke status penyidikan, dengan dugaan 4 orang pelaku terbukti membawa senjata tajam sesuai dalam video yang beredar di sejumlah akun media sosial.

Selain melakukan blokade di Batas Kota Taman Serasi Kab. Semarang, kelompok tersebut juga melakukan hal yang sama di jembatan jalur lingkar Ambarawa, setelah dari batas Kota Kab. Semarang.

Baca Juga:  Pengemudi Ojol Nyaman Bekerja 24 Jam Di Jalanan Kota Medan, Dampak Angka Kejahatan Jalanan Menurun

“Kepada para pelaku akan kita sangkakan pasal 307 KUHP 2023, dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.” Tegasnya.

Terkait motivasi atau latar belakang para remaja melakukan hal tersebut, AKP Bodia menyampaikan bahwa Show of Force menjadi alasan kelompok tersebut. “Mereka melakukan Show Of Force dan Euforia atas kelulusan sekolah, ada yang alumni ada yang bersekolah saat melakukan hal tersebut. Namun yang membawa sajam adalah yang Dewasa.” Tambahnya.

Untuk jenis sajam (Senjata Tajam) yang dibawa oleh para remaja, Kasat Reskrim menyampaikan jenis Cobek (Cocor Bebek). Dan didapatkan oleh para remaja dengan cara pembelian Online dari beebagaj media sosial.

Polres Semarang akan melakukan pengembangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, dan Polres Semarang berkomitmen akan melakukan tindakan sesuai prosedur terkait hal hal yang mengganggu Kamtibmas di wilayah hukum Polres Semarang. Dan pihaknya berharap peran masyarakat apabila ada kejadian yang mengganggu Kamtibmas, dengan menghubungi layanan Call Center hPolisi 110.

Jk_Zed.

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WRC PAN-RI KALSEL SURATI KEJATI & POLDA: USUT TUNTAS DUGAAN ALIRAN DANA KORUPSI LAHAN FIKTIF TANAH BUMBU
DPP-GWI Jalin Silaturahmi dengan Polsek Raman Utara, SPKT Berikan Pelayanan Humanis
Babinsa Koramil 04/Teras Bantu Cor Tiang Rumah Warga, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
Patroli TNI-Polri, Wujud Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Karangtengah
Respons Cepat Laporan Titik Api, Polsek Ngadirojo Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang
HARI JADI KARANGMOJO GUNUNGKIDUL KE-78 TETAP MERIAH! 16 GUNUNGAN DAN SEMANGAT GOTONG ROYONG JADI SOROTAN
Resahkan Masyarakat dengan Aksi Geber Motor, Dua Pemuda Diamankan Polisi
Bawa Celurit dan Miras Saat Dini Hari, Seorang Pemuda Diamankan Polisi
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:23 WIB

WRC PAN-RI KALSEL SURATI KEJATI & POLDA: USUT TUNTAS DUGAAN ALIRAN DANA KORUPSI LAHAN FIKTIF TANAH BUMBU

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:44 WIB

DPP-GWI Jalin Silaturahmi dengan Polsek Raman Utara, SPKT Berikan Pelayanan Humanis

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:13 WIB

Babinsa Koramil 04/Teras Bantu Cor Tiang Rumah Warga, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:05 WIB

Patroli TNI-Polri, Wujud Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Karangtengah

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polsek Ngadirojo Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang

Berita Terbaru