Garut, Tribuncakranews.com
Ketika azan subuh baru saja selesai berkumandang dan kabut tipis masih menyelimuti kawasan Garut Selatan, Alun-Alun Bungbulang sudah mulai menggeliat.
Tempat ini mendadak bertransformasi menjadi lautan manusia yang antusias menjemput kesegaran pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap hari, mulai dari usai salat subuh hingga pukul 06.30 WIB, pusat kecamatan ini dipadati oleh warga yang ingin menikmati udara murni yang belum terpolusi.
Pemandangan ini akan memuncak secara drastis saat hari libur tiba, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.
Magnet Sehat Lintas Generasi
Uniknya, aktivitas pagi di Alun-Alun Bungbulang tidak mengenal batas usia. Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (13/6/2026) pukul 5.30.WIB. area ruang terbuka publik ini dipenuhi oleh beragam lapisan generasi.
Anak-anak: Tampak ceria berlarian dan bersepeda kecil di area pedestrian.
Remaja & Dewasa: Memilih jogging atau jalan cepat dengan balutan pakaian olahraga yang trendy.
Manula (Lansia): Berjalan santai sambil menikmati terapi udara sejuk yang dipercaya sangat baik untuk kesehatan pernapasan dan jantung mereka.
”Udara di sini masih sangat murni, apalagi kalau baru beres subuh. Rasanya paru-paru seperti dicuci bersih. Menpora-nya badan ya di sini, murah meriah tapi bikin sehat,” ujar salah satu warga senior yang rutin berolahraga di lokasi.
Lokasi Strategis di Pusat Kota
Ramainya Alun-Alun Bungbulang tentu bukan tanpa alasan. Terletak tepat di jantung Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Alun-Alun ini memiliki posisi yang sangat strategis.
Sebagai pusat kota di wilayah selatan Garut, akses menuju alun-alun ini sangat mudah dijangkau dari berbagai penjuru desa sekitarnya. Hal inilah yang menjadikannya sebagai titik kumpul (hub) sosial dan olahraga paling favorit bagi masyarakat setempat.
(Enjang)













