Garut, Tribuncakranews.com
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Jabbar Rancabuaya di Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut pada Selasa (23/06/2026).
Rumah ibadah kebanggaan masyarakat Garut Selatan ini resmi memulai babak baru kepengurusan dengan dilantiknya jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masa bakti 2026–2029.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam prosesi tersebut, H. Asep Yayan Heryanto resmi dikukuhkan sebagai Ketua DKM Masjid Al-Jabbar yang baru.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kepala Biro Kesra, H. Andre. Tak hanya merombak kepengurusan DKM, momen penting ini juga menandai pembentukan Unit Pengelola Zakat (UPZ) Al-Jabbar yang dikomandoi langsung oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
Sinergi Lintas Sektor dan Dukungan Garut Selatan
Pergantian estafet kepemimpinan ini disaksikan oleh para tokoh penting, mulai dari Kabag Kesra Kabupaten Garut, MUI Garut, Kemenag Garut, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jajaran pemerintahan setempat.
Menariknya, atmosfer dukungan kuat dari wilayah selatan Garut sangat terasa dengan kehadiran 4 Camat sekaligus, yaitu:
Camat Mekarmukti
Camat Bungbulang
Camat Pakenjeng
Camat Caringin.
Kehadiran mereka menjadi representasi dari 15 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Garut bagian selatan.
”Mohon Doa dan Support-nya”
Dihubungi lewat WhatsAppnya. pelantikan, H. Asep Yayan Heryanto tidak bisa menyembunyikan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar yang kini ada di pundaknya.
Ia sadar betul bahwa memakmurkan masjid sebesar Al-Jabbar membutuhkan kerja keras kolektif.
”Saya memohon doa dan support (dukungan) dari seluruh lapisan masyarakat, para tokoh, dan jamaah sekalian. Insya Allah, selama menjalankan tugas ke depan, saya bersama jajaran pengurus bisa menjalaninya dengan penuh amanah,” tutur H. Asep Yayan.
Lebih dari Sekadar Bangunan, Fokus pada Umat dan Anak Muda
Memasuki masa jabatan tiga tahun ke depan, DKM Al-Jabbar di bawah komando H. Asep Yayan sudah menyiapkan cetak biru (blueprint) yang segar. Fokus mereka tidak lagi melulu soal merawat fisik bangunan masjid, melainkan melompat ke ranah pemberdayaan yang lebih luas.
Beberapa program prioritas yang akan digenjot antara lain:
Peningkatan kualitas kegiatan keagamaan.
Pemberdayaan ekonomi umat (melalui optimalisasi UPZ yang baru dibentuk).
Pembinaan intensif bagi generasi muda di wilayah Mekarmukti dan Garut Selatan.
Acara yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari jamaah ini ditutup dengan doa bersama, mengiringi langkah awal para pengurus baru dalam mengabdi demi kemaslahatan umat.
(Enjang)













