Tak Lagi Karangan Bunga, Ucapan HUT Bhayangkara di Polres Sragen Berubah Jadi Ratusan Pohon Buah

- Kontributor

Senin, 29 Juni 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, Tribuncakranews.com  – Tradisi mengirim karangan bunga sebagai ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara kini berubah wajah di Polres Sragen. Menjelang puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, deretan papan bunga yang biasanya menghiasi halaman Mapolres kini berganti dengan ratusan tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang lebih bermanfaat, produktif, dan ramah lingkungan.

Inovasi tersebut digagas Panitia HUT Bhayangkara ke-80 Polres Sragen sebagai upaya mengubah budaya seremonial menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna jangka panjang.

Hasilnya, hingga dua hari menjelang puncak perayaan, sebanyak 130 tabulampot dari berbagai instansi, mitra kerja, dan stakeholder serta Polsek jajaran dan Satuan fungsi, telah berjajar rapi menghiasi halaman Mapolres Sragen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai jenis tanaman buah seperti mangga, jeruk, jambu, kelengkeng, sawo, black sapote, anggur brasil, hingga alpukat menjadi simbol ucapan selamat yang tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengaku bangga dan mengapresiasi kreativitas panitia yang menghadirkan konsep baru dalam peringatan HUT Bhayangkara tahun ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia HUT Bhayangkara ke-80 Polres Sragen yang telah menghadirkan inovasi ini. Mengganti karangan bunga dengan tanaman buah dalam pot merupakan langkah yang sangat positif. Selain lebih hemat, tanaman ini memiliki manfaat jangka panjang, dapat menghijaukan lingkungan, menghasilkan buah, dan menjadi simbol bahwa setiap bentuk perhatian kepada Polri juga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Baca Juga:  Polres Kudus Bedah Rumah Warga di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres: Polri Hadir Memberi Manfaat Nyata

Menurutnya, selain lebih ramah lingkungan, penggunaan tabulampot juga jauh lebih ekonomis dibandingkan karangan bunga.

Jika sebuah karangan bunga umumnya bernilai sekitar Rp500 ribu bahkan lebih, tabulampot dapat diperoleh dengan harga mulai Rp75 ribu dan tetap memiliki nilai estetika sekaligus manfaat ekonomi karena dapat terus dirawat hingga berbuah.

Konsep tersebut juga mendapat sambutan positif dari para pengirim ucapan. Salah seorang pengantar tabulampot yang enggan disebutkan namanya mengaku lebih senang mengirim tanaman buah dibandingkan karangan bunga.

“Kalau karangan bunga hanya bertahan beberapa hari lalu layu dan dibuang. Dengan tabulampot, setelah acara selesai masih bisa ditanam atau dirawat hingga berbuah. Manfaatnya jauh lebih besar dan bisa dinikmati banyak orang,” tuturnya.

Keberadaan ratusan tabulampot kini menjadi pemandangan yang menarik perhatian setiap tamu yang datang ke Mapolres Sragen. Usai rangkaian HUT Bhayangkara selesai, seluruh tanaman tersebut direncanakan akan dimanfaatkan sebagai penghijauan di lingkungan Mapolres maupun lokasi lain yang telah disiapkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Inovasi ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui langkah-langkah kreatif yang berdampak nyata. Dari yang sebelumnya hanya menjadi pajangan sesaat, kini ucapan selamat berubah menjadi ratusan pohon buah yang akan terus tumbuh, berbuah, dan memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harlah ke-96 Desa Cihikeu Hari Pertama Memukau, Warga Disuguhi Pentas Seni Hingga Malam
Tradisi Gotong Royong Warga Paledang Garut: Bahu-Membahu Siapkan Panggung Maulid Nabi MT Nurul Hidayah
Pekerja Terima Anjuran Disnaker,Lubuklinggau PT Lippo Plaza tidak mau Tandatangani — Nasib Pekerja PHK Masih tidak Jelas
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Bulan Warisan Dunia DIY 2026
Rayakan Anniversary ke-8, FitNation Semarang Ajak Pengusaha Bersama-sama Berbagi untuk Masyarakat
Semarak HUT RI ke-81, 19 Tim Ramaikan Lomba Dayung Perdana GENRES Community di Kali Kuto Kendal-Batang
Satreskrim Polres Jombang Ringkus Pelaku Love Scamming di Lampung
Kirab Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Pidodowetan Kendal, 50 Kontingen Tampilkan Beragam Kreativitasnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Harlah ke-96 Desa Cihikeu Hari Pertama Memukau, Warga Disuguhi Pentas Seni Hingga Malam

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Tradisi Gotong Royong Warga Paledang Garut: Bahu-Membahu Siapkan Panggung Maulid Nabi MT Nurul Hidayah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Pekerja Terima Anjuran Disnaker,Lubuklinggau PT Lippo Plaza tidak mau Tandatangani — Nasib Pekerja PHK Masih tidak Jelas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Bulan Warisan Dunia DIY 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Rayakan Anniversary ke-8, FitNation Semarang Ajak Pengusaha Bersama-sama Berbagi untuk Masyarakat

Berita Terbaru