GNP Tipikor Jateng Turunkan Satgas, Periksa Dapur SPPG di Banyumas

- Kontributor

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS, Tribuncakranews.com – Program pemenuhan gizi yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah kini mulai mendapat pengawasan dari unsur masyarakat sipil. Menindaklanjuti laporan dan keluhan warga yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Nasional Pengawasan Tindak Pidana Korupsi (GNP Tipikor) Jawa Tengah menerjunkan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) untuk melakukan investigasi terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah.

Ketua DPW GNP Tipikor Jawa Tengah, Edo Damaraji ST, mengatakan investigasi di wilayah Kabupaten Banyumas mulai dilaksanakan sejak 14 Juli 2026. Pemeriksaan difokuskan pada kepatuhan penyelenggara SPPG terhadap petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), baik menyangkut aspek bangunan, sanitasi, maupun operasional dapur.

“Langkah ini merupakan tindak lanjut atas berbagai informasi dan keluhan masyarakat. Satgasus kami melakukan pemeriksaan berbasis checklist untuk memastikan penyelenggaraan SPPG benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Checklist pemeriksaan yang digunakan mencakup aspek administratif hingga kondisi lapangan. Tim memverifikasi keberadaan dokumen penting seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dokumen pengelolaan limbah, SOP limbah cair, jadwal pembersihan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta catatan pemeliharaan IPAL.

Pemeriksaan juga menyasar kondisi fisik IPAL, termasuk fungsi instalasi, keberadaan grease trap, potensi kebocoran saluran limbah, indikasi pembuangan limbah langsung ke lingkungan, hingga kebersihan area pengolahan limbah. Seluruh indikator tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam menjamin keamanan pangan yang diproduksi.

Baca Juga:  Celosia ‘Kebal Hukum’? Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi, Pemkab Semarang Diseret Isu Pembiaran Sistemik

Tidak berhenti pada aspek limbah, Satgasus turut melakukan inspeksi kesehatan lingkungan. Pemeriksaan meliputi kualitas air bersih, kondisi bangunan, fasilitas sanitasi, pengelolaan sampah, serta pengendalian vektor penyakit seperti lalat, tikus, dan kecoa. Setiap temuan didokumentasikan melalui pencatatan dan dokumentasi foto sebagai bagian dari laporan investigasi.

Menariknya, checklist tersebut juga memuat kolom khusus apabila pengelola SPPG menolak dilakukan pemeriksaan. Hal ini dimaksudkan untuk mencatat seluruh dinamika di lapangan sebagai bagian dari bahan evaluasi.

Edo menegaskan, investigasi tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan semata, melainkan memastikan program pemenuhan gizi berjalan sesuai standar tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, kualitas bangunan, sanitasi, dan operasional dapur memiliki hubungan langsung dengan keamanan pangan yang diterima masyarakat.

Hasil pemeriksaan nantinya akan dianalisis untuk menentukan tingkat kepatuhan masing-masing SPPG terhadap regulasi yang berlaku. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, GNP Tipikor menyatakan akan menyampaikan rekomendasi kepada instansi berwenang agar dilakukan pembinaan maupun langkah lanjutan sesuai ketentuan.

Investigasi ini menjadi bagian dari pengawasan partisipatif masyarakat terhadap program pelayanan publik. Di tengah besarnya anggaran dan tingginya harapan terhadap program pemenuhan gizi nasional, pengawasan independen dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan pelaksanaan tidak hanya memenuhi target distribusi, tetapi juga memenuhi standar keamanan, kesehatan lingkungan, dan tata kelola yang telah ditetapkan.

#GNPTIPIKORJATENG

#EDODAMARAJI

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Berbah, Sleman: Sinergi TNI-Rakyat Membangun Negeri dari Desa
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 di Purworejo
PC dan PAC LDII Kecamatan Ngaliyan Hadiri Konsolidasi Organisasi Bersama Pimpinan DPP LDII dan Ketua Umum DPP LDII Pusat
Menanti Solusi Struktural: Mengapa Bantuan Air Bersih Saja Tak Cukup Atasi Kekeringan di Jawa Barat?
Kuasa Hukum SP Angkat Bicara Terkait Kasus Video Porno , Minta Kabid Propam Polda Sumut Periksa Penyidik Polres Serdang Bedagai.
DUGAAN 1.338 LITER SOLAR SUBSIDI NELAYAN TABANIO RAIB, SPBUN 68.708.002 DISOROT, NELAYAN DESAK AUDIT TOTAL
Mobil Dinas di Halaman Rumah Dinas Camat Sumbang Banyumas Dipakai Jemur Bantal dan Guling, Tuai Perhatian Warga
Sejumlah Pengurus dan Ketua PAC PPP Klaten Mengundurkan Diri, Soroti Transparansi LPJ dan Kepengurusan Baru
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Berbah, Sleman: Sinergi TNI-Rakyat Membangun Negeri dari Desa

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:50 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 di Purworejo

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

PC dan PAC LDII Kecamatan Ngaliyan Hadiri Konsolidasi Organisasi Bersama Pimpinan DPP LDII dan Ketua Umum DPP LDII Pusat

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:38 WIB

Menanti Solusi Struktural: Mengapa Bantuan Air Bersih Saja Tak Cukup Atasi Kekeringan di Jawa Barat?

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:35 WIB

Kuasa Hukum SP Angkat Bicara Terkait Kasus Video Porno , Minta Kabid Propam Polda Sumut Periksa Penyidik Polres Serdang Bedagai.

Berita Terbaru