Bantul, Tribuncakranews.com Sugianto(47) yang merupakan orang tua dari NR(16), korban dugaan peristiwa tabrak lari di Perempatan Terong Dlingo Bantul pada 1 Juni 2026 lalu berencana akan menempuh jalur hukum. Hal tersebut disampaikan Sugianto saat diwawancarai tim media dirumahnya RT 03 Dusun Rejosari Kalurahan Terong, Dlingo Bantul pada Selasa siang Tanggal 21 Juli 2026 sekira Pukul 13.00 WIB.
Langkah hukum akan ditempuh Sugianto karena hingga 50 hari lebih tidak ada kepastian dari pihak yang diduga menabrak anaknya NR hingga mengalami patah tulang tangan dan harus menjalani operasi di RSPAU Harjolukito pada Rabu Tanggal 3 Juni 2026.
“Kami akan ambil langkah hukum karena hingga saat ini tidak ada kepastian pertanggung jawaban dari pihak penabrak, padahal sudah 50 hari lebih dari peristiwa dugaan tabrak lari yang menimpa anak saya,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sugianto juga menjelaskan jika pernah ada musyawarah yang difasilitasi oleh pamong desa serta tokoh lain, namun tidak ada kelanjutan.
“Kemarin sempat ada obrolan atau musyawarah terkait peristiwa ini, namun tidak ada tidak lanjut,” terangnya.
Diakhir keterangannya, Sugianto menyebut jika dirinya akan segera membuat aduan terkait peristiwa yang dialami anaknya ke aparat penegak hukum di Bantul.
“Secepatnya saya akan membuat aduan, karena anak saya sampai patah tulang tangan, namun tidak ada bentuk pertanggung jawaban yang jelas. Sebenarnya dari awal kami sudah kecewa, kenapa pihak yang diduga penabrak anak sata harus pergi tanpa mengindahkan anak saya,” tutupnya.
Terpisah, ibu dari NR yang berinisial Zl(46) kepada tim media menyampaikan jika terkait peristiwa dugaan tabrak lari yang menimpa anaknya semua diserahkan pada suaminya. Zl berharap semua bisa selesai dengan baik.
Untuk diketahui jika peristiwa dugaan tabrak lari yang menimpa NR terjadi di Perempatan Terong Dlingo pada 1 Juni 2026 sekira Pukul 16.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut NR mengalami patah tulang tangan dan harus dirawat di RSPAU Harjolukito Yogyakarta selama 3 hari.
Sampai berita ini ditayangkan, tim media belum bisa mengkonfirmasi pihak terduga penabrak NR yang menurut informasi beralamat di Dusun Saradan Kalurahan Terong Dlingo Bantul.












