Polisi Dalami Tewasnya Sobak Pembagi Air Irigasi di Sambungmacan, Jenazah Ditemukan Tersangkut di Saluran Persawahan

- Kontributor

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragen, Tribuncakranews.com – Kepolisian Resor (Polres) Sragen tengah mendalami peristiwa meninggalnya seorang petugas pembagi air irigasi (sobak) yang ditemukan tidak bernyawa di saluran irigasi persawahan Dukuh Jatisumo, Desa Sambungmacan, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Kamis (30/7/2026).

Korban diketahui bernama Partorejo Pomo (75), warga Dukuh Jatisumo, yang sehari-hari bertugas sebagai sobak atau petugas pembagi aliran air irigasi bagi lahan pertanian di wilayah tersebut.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat dengan langsung menerjunkan personel Polsek Sambungmacan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta mengumpulkan keterangan para saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP bersama Tim Inafis, memeriksa para saksi, dan memastikan penyebab kematian korban melalui pemeriksaan medis. Seluruh rangkaian penyelidikan dilakukan secara profesional untuk memperoleh kepastian atas peristiwa tersebut,” ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui sejak Rabu (29/7) menjalankan tugas mengatur distribusi air irigasi bersama rekan-rekannya.

Karena proses pembagian air belum selesai, mereka bermalam di sebuah warung yang berada di area persawahan.

Keesokan harinya, Kamis pagi, korban kembali berkeliling memantau aliran air.

Namun hingga siang hari keberadaannya tidak diketahui. Sekitar pukul 12.45 WIB, salah seorang rekan korban yang tengah melakukan pengecekan saluran irigasi mendengar suara aliran air yang tidak biasa. Saat diperiksa lebih dekat, saksi sempat mengira saluran tersumbat batang pohon pisang. Setelah didekati dan diangkat, ternyata yang terlihat adalah bagian kaki manusia.

Baca Juga:  Polrestabes Semarang Siapkan 754 Personel Amankan Laga PSIS vs PSPS Pekanbaru, Tiket Tembus 15 Ribu

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga dan diteruskan ke Polsek Sambungmacan. Korban kemudian dikenali sebagai Partorejo Pomo yang sebelumnya ikut bertugas mengatur pembagian air irigasi.

Hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Sragen bersama tenaga medis Puskesmas Sambungmacan I tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Petugas hanya mendapati luka lecet pada bagian pelipis kanan yang diduga terjadi akibat benturan saat korban berada di saluran irigasi.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya peralatan pertanian berupa cangkul, bajak, garpu, serta sepasang sandal yang berada di tepi saluran irigasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Meski demikian, Polres Sragen memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan seluruh fakta di balik meninggalnya sobak pembagi air tersebut sehingga penyebab kematian korban dapat dipastikan secara objektif berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim
Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri
Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Tegal Selatan Disorot, Inisial ‘T’ dan Nama PT CNE Muncul 
_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_
Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Salatiga Bersama LSM YAKUZA, APRI, PKL dan Komunitas Jeep Salurkan Air Bersih di Jelarem
Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu 
Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:13 WIB

PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim

Minggu, 1 November 2026 - 18:09 WIB

Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri

Minggu, 1 November 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Tegal Selatan Disorot, Inisial ‘T’ dan Nama PT CNE Muncul 

Minggu, 1 November 2026 - 16:52 WIB

_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_

Minggu, 1 November 2026 - 15:00 WIB

Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban

Berita Terbaru