Petani Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Kalibeji, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

- Kontributor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com – Polres Semarang // Seorang warga ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Kaliglagah RT 03 RW 01 Ds. Kalibeji, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, Rabu 5 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui bernama Supriyanto (52 Th), warga setempat, yang saat itu tengah beraktivitas menggarap sawah miliknya.

Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani SH., dalam keterangannya menjelaskan bahwa Polsek Tuntang menerima laporan dari warga mengenai adanya seorang laki-laki yang tergeletak di pematang sawah. Setelah menerima informasi tersebut, petugas bersama tim medis dari Puskesmas Gedangan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan saksi Salekan (56 Th), sekitar pukul 10.00 WIB korban masih terlihat sedang mencangkul di area persawahan yang digarapnya. Namun sekitar satu jam kemudian, seorang saksi lain Heru (41 Th) yang melintas sepulang dari sawah mendapati korban sudah tergeletak di pematang sawah. Saksi kemudian menghubungi warga lainnya untuk memastikan kondisi korban. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui telah meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumah duka bersama keluarga serta warga sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokter Atika dari Puskesmas Gedangan, didampingi Kapolsek Tuntang, Bhabinkamtibmas setempat dan personel Polsek yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan tidak terdapat patah tulang maupun luka akibat benda tumpul atau benda tajam.

Petugas yang datang kenlokasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, mencatat identitas korban serta berkoordinasi dengan tenaga medis. Pihak keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut, menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi dengan dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang disampaikan kepada pihak kepolisian.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi maupun pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan fakta tersebut, dugaan sementara korban meninggal dunia karena penyebab sakit. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural untuk memastikan seluruh fakta kejadian telah terdokumentasi dengan baik,” ujar AKP Pri Handayani.

Atas peristiwa ini, Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian serupa sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Agus/Jk_Zed.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Polres Jepara Wujudkan Pemenuhan Hak Jaminan Sosial Kesehatan untuk Kelompok Rentan demi Keberlanjutan Perlindungan Sosial Masyarakat di Kabupaten Jepara
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Street Parade Piala Raja HB X 2026
Safari Subuh di Bulusulur, Kapolres Wonogiri Ajak Santri Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Narkoba
Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR
PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:02 WIB

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban

Sabtu, 7 November 2026 - 10:56 WIB

Polres Jepara Wujudkan Pemenuhan Hak Jaminan Sosial Kesehatan untuk Kelompok Rentan demi Keberlanjutan Perlindungan Sosial Masyarakat di Kabupaten Jepara

Sabtu, 7 November 2026 - 07:57 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Street Parade Piala Raja HB X 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 07:16 WIB

Safari Subuh di Bulusulur, Kapolres Wonogiri Ajak Santri Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Narkoba

Jumat, 6 November 2026 - 23:18 WIB

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban

Berita Terbaru