Garut, Tribuncakranews.com – Suasana malam di Kampung Cipeundeuy, Desa Wangunjaya, berubah menjadi begitu syahdu pada Senin malam. Ratusan warga dari berbagai kalangan usia berkumpul di lapangan terbuka, memadati majelis ilmu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 melalui helatan Tabligh Akbar.
Para pemuda-pemudi yang tergabung dalam Arutala Cipeundeuy memilih jalan syiar untuk memaknai kemerdekaan. Ketimbang menggelar hiburan semata, mereka memadukan rasa cinta tanah air dengan ketauhidan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.
“Di usia kemerdekaan ke-81 ini, kami ingin mengetuk pintu langit. Tabligh Akbar ini adalah wujud tasyakur binnikmah atas jasa para pahlawan, sekaligus ikhtiar spiritual agar kampung kami dan bangsa Indonesia senantiasa dinaungi keberkahan serta lindungan Allah SWT,” ungkapan Apit Sulaeman, salah satu inisiator kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bawah naungan kibaran Merah Putih dan pendar lampu panggung nan hangat, warga duduk bersila di atas tikar. Lantunan sholawat yang menggema mengangkasa menambah kekhusyukan malam, mempererat ikatan ukhuwah islamiyah antarwarga.
Puncak majelis diisi oleh mubaligh asal Bungbulang, Ceng Rijal Sapjali. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa kemerdekaan sejatinya adalah amanah besar untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan menjaga ukhuwah.
Memaknai kemerdekaan dengan memperbanyak amal saleh serta meneladani perjuangan para syuhada yang berjuang dengan ikhlas.
Mempererat tali silaturahmi warga sebagai benteng moral dan keharmonisan bermasyarakat.
Puncak kekhusyukan ditutup dengan doa keselamatan untuk bangsa dan penghormatan ruhani bagi para pahlawan.
Kepala Desa Wangunjaya, Rahmat Hidayat, menyambut hangat syiar keagamaan ini.
Beliau mengapresiasi generasi muda yang mampu menghidupkan nilai-nilai religius di tengah peringatan hari besar nasional.
Kegiatan bernuansa spiritual ini diakhiri dengan ramah tamah dan makan malam bersama, menegaskan kehangatan persaudaraan yang berlandaskan iman dan kesederhanaan di Kampung Cipeundeuy.
Penulis : Enjang
Editor : Khanza Haryati














