Gerak Cepat Tim Damkar Sektor Pameungpeuk Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektare di Cikelet, Aset Miliaran Rupiah Terselamatkan

- Kontributor

Jumat, 11 September 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com 

Aksi sigap ditunjukkan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Garut Sektor Pameungpeuk dalam menangani musibah kebakaran lahan di Kampung Karang Papak, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jumat (11/9/2026).

​Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 11.43 WIB. Hanya membutuhkan waktu tanggap (response time) sekitar 5 menit, armada Damkar langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian yang berjarak 5 kilometer pada pukul 11.50 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kebakaran diduga dipicu oleh sisa pembakaran sampah di area lahan garapan seluas 10.000 meter persegi (1 hektare) milik AURI.

Kepulan asap pertama kali dilihat warga sekitar pukul 11.35 WIB di area samping landasan penerbangan.

Angin kencang yang bertiup di lokasi sempat memicu kepanikan warga karena kobaran api berisiko merembet ke pemukiman dan objek wisata penginapan di sekitar OW Karangpapak.

Baca Juga:  Lelang Rumah Marfuah Dipersoalkan, PPAT Akui Buat SKMHT dan APHT Atas Dasar Permintaan Bank Mandiri

​Melihat ancaman tersebut, pihak kecamatan melalui Kasi Trantib langsung berkoordinasi cepat dengan tim pemadam kebakaran.

​Petugas Damkar yang bergerak menggunakan pola pemadaman 1A, dibantu oleh Kasi Trantib, Babinmas, anggota Pos AU Sektor Pameungpeuk, serta masyarakat setempat. Proses pemadaman berlangsung intensif selama 98 menit hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.30 WIB.

​Berkat ketangguhan dan respon cepat tim gabungan di lapangan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini.

Selain itu, aksi tanggap petugas berhasil menyelamatkan aset yang ditaksir mencapai Rp10.000.000.000 (10 miliar rupiah), termasuk beberapa penginapan di sekitar lokasi (Penginapan Jihan, Saung Bojo, Yuhi Vila Gampling, Penginapan Jalil) serta melindung 12 jiwa yang berada di sekitar tempat kejadian.

 

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!
Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang
Alami pecah ban belakang kanan, Bus Bandung Express terguling di Ambarawa.
Siswi SMK Hamil 7 Bulan Diduga Akibat Hubungan dengan Oknum ASN, Status WD Masih Beristri Jadi Sorotan
PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta
Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:26 WIB

PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!

Jumat, 6 November 2026 - 16:57 WIB

Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang

Jumat, 6 November 2026 - 16:43 WIB

Alami pecah ban belakang kanan, Bus Bandung Express terguling di Ambarawa.

Jumat, 6 November 2026 - 16:38 WIB

Siswi SMK Hamil 7 Bulan Diduga Akibat Hubungan dengan Oknum ASN, Status WD Masih Beristri Jadi Sorotan

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN

Berita Terbaru