Diduga Material Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Cor Jalan Gunungsari–Mancak Disorot

- Kontributor

Minggu, 20 September 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Pembangunan Jalan Raya Gunungsari–Mancak yang melintasi wilayah Desa Sukalaba dan Desa Kadu Agung, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan. Minggu, 20/9/2026.

Dugaan tersebut mencuat setelah adanya keterangan berbeda antara pihak yang disebut memberikan penjelasan terkait material proyek dengan salah seorang sopir pemasok material di lapangan.

Informasi yang dihimpun awak media menyebut material yang digunakan untuk pekerjaan jalan tersebut diduga berupa sirdam, sementara dalam penjelasan di lapangan disebut menggunakan base course agregat kelas B untuk material urugan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang yang disebut bernama Aceng, ketika dikonfirmasi, menjelaskan bahwa untuk pemakaian material urugan di sisi jalan digunakan base course grade B dan LC.

“Untuk pemakaian material urugan samping jalan kita pakai base course grade B dan LC karena efisiensi untuk jalan poros provinsi. Ketebalan lima sentimeter, tapi LC kita lebih dari lima sentimeter. Ada yang enam sentimeter, ada yang tujuh sentimeter,” ujar Aceng.

Namun, keterangan tersebut mendapat pernyataan berbeda dari seorang sopir berinisial MT yang mengaku memasok material ke lokasi pekerjaan.

Menurut MT, material yang dikirim ke proyek Jalan Raya Gunungsari–Mancak merupakan sirdam, bukan sirtu maupun base course tipe B.

“Itu kita semua yang ngisi material sampai selesai. Untuk harga kita jual Rp900 ribu untuk lima kubik atau satu mobil,” ujar MT kepada awak media.

Spesifikasi Material Perlu Diverifikasi

Perbedaan keterangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai jenis material yang sebenarnya digunakan dalam pekerjaan. Untuk memastikan apakah material yang dipakai telah sesuai kontrak, diperlukan pemeriksaan dokumen kontrak, Job Mix Formula atau spesifikasi teknis pekerjaan, serta hasil pengujian laboratorium terhadap material yang telah dipasang.

Direktorat Jenderal Bina Marga sendiri memiliki standar teknis mengenai material lapis fondasi. Dalam Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2, Lapis Fondasi Agregat Kelas B memiliki persyaratan gradasi dan sifat material tertentu. Dokumen tersebut juga menegaskan bahwa material lapis fondasi harus memenuhi persyaratan teknis yang ditentukan setelah proses pemadatan.

Selain itu, SNI 6388:2015 secara khusus mengatur spesifikasi agregat untuk lapis fondasi, lapis fondasi bawah, dan bahu jalan.

Dengan demikian, istilah material saja belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran. Pemeriksaan harus mencocokkan jenis material, gradasi, mutu, ketebalan, volume, hasil uji laboratorium, serta spesifikasi yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Kualitas Jalan Jadi Pertanyaan

Jalan Raya Gunungsari–Mancak merupakan akses penting bagi masyarakat di wilayah tersebut, termasuk aktivitas perusahaan peternakan dan pengguna jalan lainnya.

Apabila benar terdapat penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak, maka kondisi tersebut perlu mendapat pemeriksaan teknis karena kualitas lapisan fondasi dapat berpengaruh terhadap kemampuan struktur perkerasan menerima beban dan terhadap umur layanan jalan.

Namun, apakah material tersebut benar-benar tidak memenuhi spesifikasi tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan pengamatan visual atau keterangan satu pihak. Dibutuhkan pemeriksaan teknis dan pengujian material oleh pihak yang berwenang atau laboratorium yang kompeten.

Dugaan Selisih Material Perlu Dibuka Secara Transparan

Persoalan yang menjadi perhatian bukan semata-mata perbedaan nama material, tetapi apakah material yang digunakan sesuai dengan spesifikasi kontrak dan pembayaran pekerjaan.

Jika terdapat perbedaan antara material yang dipersyaratkan dalam kontrak dengan material yang benar-benar digunakan, maka perlu dilihat pula apakah perubahan tersebut mendapat persetujuan resmi dari pihak yang berwenang serta apakah terdapat perubahan nilai pekerjaan.

Karena itu, transparansi dokumen proyek menjadi penting, termasuk nama paket pekerjaan, nilai kontrak, pelaksana, konsultan pengawas, spesifikasi teknis, volume material, serta hasil pengujian laboratorium.

Hingga berita ini disusun, dugaan ketidaksesuaian material tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut. Belum dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kerugian negara, korupsi, penipuan, ataupun penggelapan hanya berdasarkan perbedaan keterangan mengenai material.

Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, Dinas terkait/Pemerintah Provinsi Banten, serta pihak lain yang bertanggung jawab atas pekerjaan Jalan Raya Gunungsari–Mancak. Red/Mugiono

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Kunjungan, Opan dan Rombongan FWJ Indonesia Sambung Kembali Silaturahmi dengan Khanza Haryati
Logandeng Gunungkidul Memilih, Inilah Dua Sosok Calon Lurah Dua Jalan Pembangunan
Lomba Video Kreatif Turnamen Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 di Yogyakarta Telah di Tutup 
Bukan Sekadar Kunjungan, Opan dan Rombongan FWJ Indonesia Sambung Kembali Silaturahmi dengan Khanza Haryati
PP-PPKRI Gelar Pengesahan Kepengurusan 2026, AWDI Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan
Tiga Calon, Tiga Gagasan: Adu Visi-Misi Menuju Kursi Lurah Bandung 2026
Semarak HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Fun Run Dilanjutkan Bakti Sosial Kesehatan
Proyek Revitalisasi SD Condong Garut Fokus Kualitas Bangunan dan Keselamatan Kerja
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:35 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan, Opan dan Rombongan FWJ Indonesia Sambung Kembali Silaturahmi dengan Khanza Haryati

Minggu, 20 September 2026 - 17:09 WIB

Logandeng Gunungkidul Memilih, Inilah Dua Sosok Calon Lurah Dua Jalan Pembangunan

Minggu, 20 September 2026 - 16:43 WIB

Lomba Video Kreatif Turnamen Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 di Yogyakarta Telah di Tutup 

Minggu, 20 September 2026 - 16:41 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan, Opan dan Rombongan FWJ Indonesia Sambung Kembali Silaturahmi dengan Khanza Haryati

Minggu, 20 September 2026 - 16:37 WIB

PP-PPKRI Gelar Pengesahan Kepengurusan 2026, AWDI Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan

Berita Terbaru