Sugeng Aji Santoso, S.Pt. Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Kepala Desa Panunggalan, Siap Lanjutkan Program yang Belum Tuntas

- Kontributor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURBALINGGA, TRIBUNCAKRANEWS.COM — Sugeng Aji Santoso, S.Pt. resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (bacalon) Kepala Desa Panunggalan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Jumat (9/10/2026). Kedatangannya untuk menyerahkan berkas pendaftaran didampingi tim sukses dan keluarga besarnya.

Pendaftaran tersebut menjadi bagian dari tahapan menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Panunggalan. Sugeng menyampaikan niatnya kembali maju dalam kontestasi demokrasi tingkat desa dengan membawa komitmen untuk menuntaskan program-program yang menurutnya belum sepenuhnya terealisasi selama menjabat sebagai kepala desa.

Proses pendaftaran ini sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk mencermati gagasan, komitmen, dan kesiapan para bakal calon dalam membangun desa secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitia Terima Berkas Pendaftaran Bakal Calon

Ketua panitia pelaksana pemilihan kepala desa, Adioyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berkas pendaftaran Sugeng Aji Santoso, S.Pt. yang datang bersama tim pendukung dan keluarga besarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh bakal calon diharapkan dapat menjaga ketertiban sejak tahap pencalonan hingga pelaksanaan Pilkades berlangsung.

Menurut Adioyono, suasana yang aman, tertib, dan nyaman perlu menjadi tanggung jawab bersama, baik panitia, bakal calon, tim pendukung, maupun masyarakat.

“Kami berpesan kepada para bakal calon, sejak awal pencalonan hingga pelaksanaan Pilkades, agar senantiasa menjaga ketertiban. Mari kita ciptakan pemilihan kepala desa yang damai, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya kedewasaan dalam berdemokrasi di tingkat desa. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses pemilihan pemimpin, tetapi perbedaan tersebut hendaknya tidak menimbulkan perselisihan yang dapat mengganggu kerukunan warga.

Sugeng Aji Santoso Ingin Menuntaskan Program yang Belum Selesai

Saat diwawancarai awak media, Sugeng Aji Santoso, S.Pt. menjelaskan bahwa keputusannya kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Panunggalan dilandasi keinginan untuk melanjutkan pekerjaan dan menyelesaikan program yang belum seluruhnya tuntas selama masa jabatannya sebelumnya.

Ia mengakui bahwa masih terdapat program yang menurutnya belum dapat diselesaikan. Karena itu, apabila kembali memperoleh kepercayaan masyarakat dan terpilih sebagai kepala desa, ia berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut.

“Saya berniat mencalonkan diri kembali sebagai Kepala Desa Panunggalan karena ingin menyelesaikan program-program saya ketika masih menjabat sebagai kepala desa. Saya mengakui bahwa belum semuanya selesai. Apabila kelak saya terpilih kembali, saya ingin menuntaskan program-program tersebut,” tutur Sugeng.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa kesinambungan pembangunan menjadi salah satu alasan yang disampaikan Sugeng dalam pencalonannya. Dalam pemerintahan desa, keberlanjutan program merupakan aspek penting agar kegiatan pembangunan yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat secara optimal kepada masyarakat.

Namun, komitmen tersebut nantinya perlu diterjemahkan ke dalam rencana kerja yang jelas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan warga serta kemampuan keuangan desa. Dengan demikian, program yang belum selesai dapat dipetakan berdasarkan skala prioritas, manfaat, ketersediaan anggaran, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagi masyarakat, penjelasan mengenai program yang akan dilanjutkan juga menjadi bahan untuk menilai keseriusan setiap bakal calon dalam menawarkan arah pembangunan desa.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas Pilkades PAW Wangunjaya, Tim Pengamanan Gelar Apel Kesiapsiagaan

Pilkades Damai Menjadi Harapan Bersama

Selain menyampaikan niat untuk melanjutkan program pembangunan, Sugeng juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses Pilkades berlangsung.

Ia berharap kontestasi pemilihan kepala desa dapat berjalan dengan aman, tertib, dan mengedepankan persaudaraan di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut dinilai relevan karena Pilkades bukan sekadar proses menentukan siapa yang akan memimpin desa, melainkan juga bagian dari pelaksanaan demokrasi yang membutuhkan partisipasi dan tanggung jawab bersama.

Dukungan terhadap calon tertentu merupakan hak setiap warga sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, perbedaan dukungan seharusnya tidak menjadi alasan untuk menyebarkan provokasi, memutus hubungan sosial, atau menimbulkan konflik antartetangga.

Panitia, bakal calon, tim sukses, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan dapat menjaga komunikasi yang baik serta menghormati setiap tahapan pemilihan. Penyampaian visi, misi, dan program kerja secara terbuka juga penting agar masyarakat memperoleh informasi yang memadai sebelum menentukan pilihan.

Transparansi Program dan Partisipasi Warga Jadi Perhatian

Dalam menentukan pemimpin desa, masyarakat tidak hanya membutuhkan sosok yang memiliki niat membangun, tetapi juga rencana kerja yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Komitmen untuk menuntaskan program yang belum terealisasi perlu disertai penjelasan mengenai jenis program, capaian yang telah diraih, kendala yang dihadapi, serta langkah penyelesaian yang akan ditempuh apabila kembali mendapatkan mandat.

Keterbukaan informasi mengenai perencanaan pembangunan, penggunaan anggaran desa, dan hasil pelaksanaan program dapat membantu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

Di sisi lain, partisipasi warga juga diperlukan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Aspirasi mengenai infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun prioritas pembangunan sesuai kewenangan desa.

Dengan pendekatan tersebut, pemilihan kepala desa dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk membandingkan gagasan dan menilai komitmen para calon secara objektif.

Menunggu Tahapan Pilkades Selanjutnya

Pendaftaran Sugeng Aji Santoso, S.Pt. menandai langkah awal pencalonannya dalam kontestasi Kepala Desa Panunggalan. Meski demikian, statusnya dalam proses pemilihan selanjutnya tetap mengikuti tahapan dan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia serta peraturan yang berlaku.

Masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan tahapan Pilkades melalui informasi resmi dari panitia, termasuk pengumuman mengenai persyaratan calon, penetapan calon apabila telah dilaksanakan, jadwal pemilihan, dan ketentuan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilihan.

Pada akhirnya, kualitas Pilkades tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi juga oleh proses yang tertib, jujur, transparan, dan mampu menjaga persatuan masyarakat.

Harapan agar Pilkades Panunggalan berlangsung damai menjadi pesan penting bagi seluruh pihak. Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat diharapkan mampu menjalankan amanah, mengutamakan kepentingan warga, serta mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BULOG Cetak Rekor Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton, Kanwil Yogyakarta Turut Sumbang hingga 108,52 Persen
HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram
9 Hari Berjalan, Program Parkir Gratis Alfamart di Banyumas Diklaim Berhasil
Praktisi Hukum Angkat Bicara: Desak Kapolri Bentuk Tim independen dan Usut Tuntas Kematian WLG
Danrem 072/Pamungkas Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Jaga Stabilitas dan Dukung Pembangunan DIY
Rumah Sakit Rasa Hotel? Mengintip Gebrakan RSUD dr. Slamet Garut Menuju Standar Smart Hospital
Dandim 0730/Gunungkidul Hadiri Upacara Tradisi Pengukuhan Prajurit Infanteri di Dodiklatpur Paliyan.
Peringati HUT TNI Ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro Ke-76, Kodim 0730/Gunungkidul Gelar Aksi Penanaman Pohon Serentak.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

BULOG Cetak Rekor Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton, Kanwil Yogyakarta Turut Sumbang hingga 108,52 Persen

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:57 WIB

HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

9 Hari Berjalan, Program Parkir Gratis Alfamart di Banyumas Diklaim Berhasil

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Praktisi Hukum Angkat Bicara: Desak Kapolri Bentuk Tim independen dan Usut Tuntas Kematian WLG

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Danrem 072/Pamungkas Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Jaga Stabilitas dan Dukung Pembangunan DIY

Berita Terbaru