Warga Desa Wringin Putih Tuntut Transparansi Dana Desa, Inspektorat Diminta Audit Dugaan Penyimpangan

- Kontributor

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Sabtu (28/2/2026) — Warga Desa Wringin Putih, Kabupaten Semarang, menggelar aksi penyampaian aspirasi di Balai Desa setempat, Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Aksi tersebut dipicu dugaan penyelewengan Dana Desa yang dinilai kurang transparan.

Suasana Balai Desa yang biasanya lengang mendadak ramai. Bersama tokoh masyarakat dan perwakilan warga, massa menyampaikan tuntutan keterbukaan pengelolaan Dana Desa. Sejumlah spanduk dipasang di area balai desa dengan isi tuntutan agar kepala desa bertanggung jawab serta membuka laporan penggunaan anggaran kepada publik.

Aksi berlangsung tertib dan damai tanpa kericuhan. Tidak tampak kehadiran pihak pemerintah desa saat warga menyampaikan aspirasi dan memasang spanduk. Meski demikian, warga tetap menyuarakan tuntutan secara terorganisir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga menegaskan bahwa Dana Desa merupakan hak masyarakat yang harus dikelola secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Mereka berharap adanya penjelasan resmi mengenai realisasi anggaran dan program-program desa yang telah berjalan.

Sementara itu, saat awak media melakukan konfirmasi di kantor desa, Kepala Desa Untung Pembudi membenarkan adanya persoalan anggaran. Ia menyampaikan bahwa terdapat penggunaan dana berupa pajak pembangunan yang bersumber dari Dana Desa oleh bendahara desa bersama beberapa perangkat desa dengan nilai kurang lebih Rp100 juta.

“Dana tersebut akan segera dikembalikan. Selanjutnya, Inspektorat Kabupaten akan melakukan audit sebagai dasar penentuan sanksi terhadap tiga orang perangkat desa terkait. Untuk jenis sanksinya masih menunggu hasil audit,” ujar Kepala Desa.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap pemerintah desa segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat agar kepercayaan publik dapat dipulihkan dan pengelolaan Dana Desa ke depan berjalan sesuai ketentuan. (Red/Tim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Ampel, Kebakaran Kandang Sapi di Ngargosari Berhasil Dikendalikan
Kapolres Sragen Pimpin TFG Jelang May Day, Ini Alasan Krusial di Baliknya
Dugaan Penataan Lahan dan Pengeluaran Tanah dari Lokasi di Gunungpati Jadi Sorotan, Legalitas Dipertanyakan
Pererat Silaturahmi, Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi General Manager Khas Malioboro dan Tugu Hotel Yogyakarta
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Acara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 DIY
Dana Desa Bone Subur Jadi “Tumbal”? Rp151 Juta Mengalir ke BUMDes Ilegal
Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang Dipertanyakan, Komitmen Pemberantasan Kejahatan Jadi Sorotan
Dugaan Korupsi Proyek Mini Zoo ‘Garong’ Berkeliaran, Hukum Tumpul Keatas
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Gerak Cepat Polsek Ampel, Kebakaran Kandang Sapi di Ngargosari Berhasil Dikendalikan

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

Kapolres Sragen Pimpin TFG Jelang May Day, Ini Alasan Krusial di Baliknya

Selasa, 21 April 2026 - 18:46 WIB

Dugaan Penataan Lahan dan Pengeluaran Tanah dari Lokasi di Gunungpati Jadi Sorotan, Legalitas Dipertanyakan

Selasa, 21 April 2026 - 18:09 WIB

Pererat Silaturahmi, Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi General Manager Khas Malioboro dan Tugu Hotel Yogyakarta

Selasa, 21 April 2026 - 18:05 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Acara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 DIY

Berita Terbaru