Penggerebekan Tempat Judi di Plaza Pekanbaru Picu Penutupan Sejumlah Gelper Secara Misterius

- Kontributor

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Tribuncakranews.com // Penggerebekan yang diduga terkait praktik perjudian di salah satu plaza di Pekanbaru, Provinsi Riau, memicu gelombang penutupan mendadak sejumlah gelanggang permainan (gelper) di kota tersebut.

Beberapa tempat permainan yang sebelumnya ramai pengunjung, seperti Gelper “Jon Ketek” dan Gelper Pokemon di Jalan Riau, kini terlihat tutup dan sepi. Halaman parkir yang biasanya dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat tampak kosong tanpa aktivitas, Kamis (5/3/2026).

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, pengelola salah satu gelper yang dikenal dengan nama “Jon Ketek” mengaku tidak mengetahui alasan pasti penutupan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gak tau juga abangku, pada intinya tutup abangku, terimakasih,” jawabnya singkat, yang justru memunculkan dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan.

Sejumlah warga sekitar menduga penutupan mendadak ini merupakan langkah antisipasi para pengelola untuk menunggu situasi kembali kondusif setelah adanya penggerebekan di salah satu plaza yang dikenal dengan sebutan 88 Plaza.

“Tutupnya gelper-gelper ini seperti ada yang mengarahkan supaya menunggu situasi aman dulu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga tersebut juga menuding kemungkinan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) yang diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas perjudian terselubung yang berkedok gelanggang permainan.

Pertanyaan pun mencuat di tengah masyarakat: Jika gelper bukan praktik perjudian, mengapa banyak tempat langsung tutup setelah adanya penggerebekan? Muncul pula dugaan adanya instruksi dari oknum tertentu agar operasional dihentikan sementara hingga kondisi dianggap aman.

Polemik terkait keberadaan gelper di Kota Pekanbaru memang bukan hal baru. Meski kerap menjadi sorotan publik dan pemberitaan media, sejumlah tempat permainan tersebut dinilai masih sering lolos dari jerat hukum.

“Biasanya tidak lama setelah tutup, mereka buka lagi. Sepertinya sudah ada yang mengatur semuanya,” tambah warga tersebut.

Masyarakat berharap Kapolda Riau, Herry Heryawan, dapat turun langsung melakukan pengawasan dan menindak tegas jika benar terdapat oknum aparat yang terlibat dalam praktik perjudian terselubung tersebut.

Langkah tegas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum serta memastikan penegakan hukum berjalan secara adil dan transparan.

(M.A.S. Panjaitan, SH)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat
Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!
Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla
Peringati HAORNAS 2026, Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera: Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa
BIKIN HEBOH! Nostalgia Putih Biru Meledak di Ciamis: Ratusan Alumni SMPN 1 Cikoneng Mengguncang Almamater Setelah Puluhan Tahun Terpisah!
Haornas 2026 Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WIB

Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 15:25 WIB

Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!

Rabu, 9 September 2026 - 15:20 WIB

Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan

Rabu, 9 September 2026 - 15:17 WIB

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Berita Terbaru