Tanah Karo Jadi Lahan Empuk Tempat Peredaran Narkoba dan Judi, Masyarakat Meminta APH Agar Bertindak Tegas

- Kontributor

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo, tribuncakranews.com // Situasi peredaran narkoba dan perjudian di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sudah menjadi lahan empuk bagi para bandar Narkoba dan Judi.Hal ini dapat disebut telah mencapai level darurat. Data dan laporan yang masuk ke Markas Pusat Pemuda Panca Marga – Legiun Veteran Republik Indonesia (PPM-LVRI) di Jakarta memicu peringatan keras dari jajaran organisasi tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal PPM-LVRI pusat, Djupiter Sembiring, menegaskan bahwa kondisi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sudah tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, peredaran narkoba dan aktivitas perjudian diduga semakin terbuka dan meresahkan masyarakat.

“Berdasarkan data dan informasi yang masuk ke markas PPM-LVRI pusat, situasi di Tanah Karo sudah sangat memprihatinkan. Ini bukan lagi sekadar peringatan, tapi sudah Siaga 1 narkoba,” tegas Djupiter Sembiring dalam keterangannya dari markas PPM-LVRI di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum PPM-LVRI, Berto Izaak Doko, turut memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran organisasi agar tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Ia meminta agar pengurus PPM-LVRI di Sumatera Utara dan Kabupaten Karo segera bergerak berkoordinasi dengan aparat dan pemerintah daerah.

Berto menegaskan, pihaknya memohon sekaligus mendesak jajaran Forkopimda, TNI dan Polri di Kabupaten Karo untuk segera mengambil langkah konkret dan tindakan tegas dalam memberantas peredaran narkoba serta praktik perjudian yang disebut semakin mengkhawatirkan.

Menurut Djupiter Sembiring, dampak dari maraknya narkoba dan perjudian di Tanah Karo sudah mulai terlihat nyata. Selain merusak moral masyarakat, fenomena tersebut juga disebut telah menelan korban jiwa serta menghancurkan masa depan generasi muda dan pelajar di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Polsek Sindang Kelingi Gelar Razia Senpi, Sajam, dan Narkoba, Cegah Tindak Kejahatan

“Kami menilai tingkat penyalahgunaan narkoba di Tanah Karo sudah berada pada level yang sangat membahayakan. Jika tidak segera ditindak tegas, maka generasi muda Karo akan menjadi korban berikutnya,” ujarnya dengan nada keras.

Ia juga menegaskan pentingnya soliditas seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari Forkopimda, DPRD, hingga aparat keamanan agar bersatu mengambil langkah nyata memberantas peredaran narkoba dan perjudian di wilayah tersebut.

Di tengah masyarakat Karo, kata Djupiter, juga beredar isu yang menyebut adanya dugaan pembekingan dari oknum aparat tertentu terhadap praktik narkoba dan perjudian. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum membuktikan komitmennya dengan tindakan nyata di lapangan.

“Langkah tegas harus dilakukan untuk menghapus semua dugaan pembekingan yang berkembang di masyarakat. Aparat harus menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir melindungi masyarakat dari kejahatan narkoba dan perjudian,” tegasnya.

PPM-LVRI pusat juga menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Kabupaten Karo. Bahkan, organisasi tersebut membuka kemungkinan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Panglima TNI dan Kapolri, demi mendorong langkah serius dalam membebaskan Tanah Karo dari peredaran narkoba dan perjudian.

“Tanah Karo tidak boleh dibiarkan menjadi sarang narkoba. Ini soal masa depan generasi bangsa,” tutup Djupiter Sembiring. (M)

 

Red/S Hadi Purba

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru