GWI Bantah Tuduhan Penyekapan oleh Korem dan Pemerasan terhadap LPKRI di Denpasar

- Kontributor

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Bali // Tribuncakranews.com ||  Kuasa hukum Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) menyampaikan klarifikasi resmi terkait beredarnya tuduhan di ruang publik mengenai dugaan penyekapan oleh **Korem 163/Wira Satya Denpasar serta tudingan pemerasan yang diarahkan kepada Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPKRI).

Kuasa hukum GWI, Imam Subiyanto, menyatakan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi kepada berbagai pihak, termasuk keterangan dari Kapten Wahyu, tuduhan yang menyebut Korem melakukan penyekapan tidak benar.

“Dari hasil klarifikasi yang kami terima, tuduhan bahwa Korem melakukan penyekapan adalah tidak benar. Hal tersebut telah dijelaskan langsung oleh Kapten Wahyu,” ujar Imam Subiyanto dalam siaran pers di Denpasar, Bali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, GWI juga menegaskan bahwa tuduhan pemerasan yang diarahkan kepada LPKRI tidak berdasar dan telah dibantah secara langsung oleh Ketua DPD LPKRI Denpasar Bali, Wartikno.

Menurut Imam Subiyanto, dalam sistem hukum Indonesia setiap pihak wajib mengedepankan prinsip verifikasi, akurasi, serta asas praduga tak bersalah sebelum menyampaikan tuduhan kepada publik.

Ia menegaskan bahwa penyebaran tuduhan tanpa bukti dapat berpotensi melanggar hukum, baik dalam bentuk perbuatan melawan hukum, pencemaran nama baik, maupun penyebaran informasi yang merugikan pihak lain melalui media elektronik.

“Negara hukum tidak boleh dikendalikan oleh opini liar dan framing sepihak. Siapa pun yang menuduh wajib mampu membuktikan tuduhannya. Jika tidak, jangan membangun fitnah di ruang publik,” tegas Imam.

GWI juga mengimbau seluruh pihak, termasuk media dan pengguna media sosial, agar menghentikan penyebaran narasi yang tidak didasarkan pada fakta dan bukti hukum yang sah.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi secara utuh dan berimbang.

GWI menegaskan bahwa apabila masih terdapat pihak yang secara sengaja menyebarkan tuduhan tidak benar atau merusak nama baik pihak tertentu, maka tidak menutup kemungkinan akan ditempuh langkah hukum baik secara perdata maupun pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui siaran pers ini, GWI berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum yang sah, objektif, dan bertanggung jawab, serta menghindari penyebaran informasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Wahyu (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 072/Pamungkas Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-127 di Kebumen
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Hingga 1,5 Ton per Hari
Pesantren Kilat Ramadhan di SMK NU Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif
Viral di Medsos, Nenek Pikun Terlantar Akhirnya Pulang — Polsek Tanah Jawa Lacak Keluarga Hanya dalam Sehari!
Exit tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel
Petugas Damkar Bungbulang di Serbu Pengendara. Bagi-Bagi Takjil Gratis Berlokasi Depan Kantor 
Silaturahmi Ulama dan Umara Perkuat Persatuan Bangsa
Siswa SMPN 1 Karanggede Boyolali Bagikan 2.000 Takjil untuk Pengguna Jalan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WIB

GWI Bantah Tuduhan Penyekapan oleh Korem dan Pemerasan terhadap LPKRI di Denpasar

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:46 WIB

Danrem 072/Pamungkas Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-127 di Kebumen

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:59 WIB

Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Hingga 1,5 Ton per Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:35 WIB

Pesantren Kilat Ramadhan di SMK NU Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:30 WIB

Viral di Medsos, Nenek Pikun Terlantar Akhirnya Pulang — Polsek Tanah Jawa Lacak Keluarga Hanya dalam Sehari!

Berita Terbaru