Pelayanan Dikeluhkan, Pengunjung Kampoeng Rawa Ambarawa Minta Manajemen Evaluasi Saat Libur Lebaran

- Kontributor

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com – Destinasi wisata apung Kampoeng Rawa Ambarawa yang berada di kawasan Rawa Pening kembali menjadi sorotan. Selain dikenal dengan keindahan alam dan konsep uniknya, tempat wisata ini juga menuai keluhan dari pengunjung terkait pelayanan.

Kampoeng Rawa merupakan salah satu destinasi agrowisata favorit yang menawarkan pengalaman berbeda. Untuk menuju saung-saung yang berada di tengah danau, pengunjung harus menggunakan rakit. Panorama alam yang indah dengan latar pegunungan menjadi daya tarik utama, terutama saat musim liburan seperti Lebaran.

Dari lokasi ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan lima gunung sekaligus, yakni Gunung Gajah Mungkur, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Telomoyo, serta Gunung Ungaran. Keindahan tersebut menjadikan Kampoeng Rawa sebagai destinasi favorit keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik pesona alamnya, salah satu pengunjung asal Salatiga, Hartono, mengaku kurang puas dengan pelayanan rumah makan di area wisata tersebut.

Ia menuturkan, dirinya bersama keluarga harus menunggu hingga sekitar satu jam untuk mendapatkan pesanan makanan. Meski memahami kondisi lonjakan pengunjung saat libur Lebaran, ia menyayangkan sikap pelayan yang dinilai kurang profesional.

“Memang saat itu ramai pengunjung, jadi saya maklumi. Tapi saat kami masih makan, piring dan sisa makanan langsung diambil, termasuk asbak di meja. Kami juga diminta pindah tempat, padahal belum selesai makan,” ungkap Hartono.

Lebih lanjut, ia menyebut anak-anaknya yang masih memiliki minuman yang belum habis juga diminta berpindah meja. Padahal, sejak awal mereka duduk di meja nomor 58 sesuai arahan pelayan.

Hartono berharap pihak manajemen dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan. Ia juga meminta agar rekaman CCTV di sekitar meja 58 pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB diperiksa sebagai bahan klarifikasi.

“Harapannya ke depan pelayanan bisa lebih baik dan pengunjung merasa nyaman,” tambahnya.

Keluhan ini menjadi catatan penting bagi pengelola destinasi wisata, khususnya dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah tingginya kunjungan wisatawan saat musim liburan. Evaluasi menyeluruh dinilai penting agar citra wisata tetap terjaga dan pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo di Depan PT S2P PLTU Karangkandri Dipertanyakan, Warga Desak Pemerintah Audit Kewajiban Perusahaan
WARGA TEJO GUNUNGKIDUL TUNJUKKAN KEKOMPAKAN, WAKIL BUPATI: TRADISI HARUS DIJAGA GENERASI MUDA RONGKOP
Tim Hukum UUN (FERADI WPI – Subur Jaya Lawfirm) Pertanyakan Mobil yang digunakan menculik UUN kenapa tidak disita sebagai Barang Bukti. Dugaan Anomali Proses Penanganan Perkara UUN, Polda Banten disorot Masyarakat
Beasiswa Sakai 2026: Kepedulian PT Arara Abadi di HUT Riau ke-69
WARGA GUNUNG SARI DESAK DLH KAB. SERANG BUKA IUP, IPAL, SIBA, BPJS & UMR PT GSU. “JANGAN ADA YANG DITUTUPI”
Breaking News,,!! Bedata Neri Resmi Menjadi Ketua RT. 01 RW 07, Kelurahan Pesisir: Siap Menjalankan Amanah dan Dukung Seluruh Program Walikota Agung Nugroho 
Breaking News,,!! Bedata Neri Resmi Menjadi Ketua RT. 01 RW 07, Kelurahan Pesisir: Siap Menjalankan Amanah dan Dukung Seluruh Program Walikota Agung Nugroho 
HUT SELEKTIF NEWS Ke 4 dan Hut BOSSMUDA NEWS Ke 2 Berikan Penghargaan kepada Tokoh-Tokoh Inspiratif Sumatera Utara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Demo di Depan PT S2P PLTU Karangkandri Dipertanyakan, Warga Desak Pemerintah Audit Kewajiban Perusahaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:16 WIB

WARGA TEJO GUNUNGKIDUL TUNJUKKAN KEKOMPAKAN, WAKIL BUPATI: TRADISI HARUS DIJAGA GENERASI MUDA RONGKOP

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Tim Hukum UUN (FERADI WPI – Subur Jaya Lawfirm) Pertanyakan Mobil yang digunakan menculik UUN kenapa tidak disita sebagai Barang Bukti. Dugaan Anomali Proses Penanganan Perkara UUN, Polda Banten disorot Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Beasiswa Sakai 2026: Kepedulian PT Arara Abadi di HUT Riau ke-69

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

WARGA GUNUNG SARI DESAK DLH KAB. SERANG BUKA IUP, IPAL, SIBA, BPJS & UMR PT GSU. “JANGAN ADA YANG DITUTUPI”

Berita Terbaru