Boyolali, Tribuncakranews.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi di wilayah Kabupaten Boyolali pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.15 WIB hingga 14.32 WIB dalam suasana aman dan lancar.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Adik Sasongko, Bupati Boyolali Agus Irawan, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, serta Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Annajah Dawar, Kecamatan Mojosongo. Di lokasi tersebut, Wapres bersilaturahmi dengan pengasuh pondok pesantren, KH. Abdul Hamid, serta menyapa masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, rombongan menuju Masjid Baitul Muslimin di Dukuh Dawar, Desa Manggis, untuk melaksanakan Salat Jumat bersama warga setempat.
Usai salat, Wapres melanjutkan agenda ke Warung Makan Cerdas di Kelurahan Pulisen sebelum bertolak ke Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk.
Di lokasi peternakan sapi Ampaslove (Sayekti Farm), Wapres menyapa masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako, dua unit mesin pencacah pakan, empat ekor sapi, serta satu unit motor roda tiga untuk mendukung kegiatan peternakan warga.
Dalam sambutannya, Bupati Agus Irawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Presiden. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Musuk merupakan salah satu sentra peternakan sapi perah yang berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Desa Pagerjurang.
Sementara itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk segera mencari investor guna mendukung pengembangan sektor peternakan, termasuk penyediaan pabrik pakan agar harga lebih terjangkau.
“Jika ada permasalahan, baik pakan maupun kesehatan ternak, harus segera diselesaikan agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan kandang sapi serta sesi foto bersama masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Jiyono (*)













