Jemput Bola ke Blok Hunian, Dokter Rutan Boyolali Cek Kesehatan WBP dan Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar

- Kontributor

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boyolali Tribuncakranews. com – Dalam upaya memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga, dokter Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali melaksanakan pemeriksaan kesehatan langsung ke blok hunian, Sabtu (28/03). Kegiatan ini sekaligus diisi dengan sosialisasi teknik bantuan hidup dasar sebagai langkah preventif dalam menghadapi kondisi darurat.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh dokter Rutan Boyolali, dr. Teguh Armada, bersama petugas blok A dengan metode kunjungan dari kamar ke kamar. Dalam kegiatan tersebut, setiap warga binaan pemasyarakatan (WBP) ditanyai terkait kondisi kesehatan yang dirasakan, mulai dari keluhan ringan hingga potensi gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Selain pemeriksaan, dr. Teguh juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kamar hunian. Ia menekankan bahwa kebersihan yang baik dapat mencegah berbagai penyakit kulit seperti gatal-gatal, infeksi jamur, hingga penyakit menular lainnya yang rentan terjadi di lingkungan padat hunian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjaga kebersihan kamar, ventilasi udara, serta kebersihan diri merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah penyakit. Lingkungan yang bersih akan meminimalisir penyebaran bakteri dan parasit,” ujar dr. Teguh dalam keterangannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai bantuan hidup dasar atau basic life support (BLS). Materi ini mencakup penanganan awal pada kondisi kegawatdaruratan seperti henti napas dan henti jantung, termasuk teknik dasar seperti pengecekan kesadaran, bantuan pernapasan, dan kompresi dada.

Dalam praktiknya, setiap kamar menunjuk satu perwakilan warga binaan untuk mempraktikkan langsung teknik yang telah dijelaskan. Hal ini bertujuan agar keterampilan tersebut dapat diterapkan secara cepat dan tepat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat, seperti warga binaan yang tidak sadarkan diri.

Menurut dr. Teguh, pemberian pengetahuan bantuan hidup dasar kepada warga binaan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan rutan.

“Sambil menunggu tenaga kesehatan tiba, tindakan awal yang dilakukan dengan benar dapat meningkatkan peluang keselamatan. Bantuan hidup dasar ini sangat krusial dalam menit-menit pertama kondisi darurat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa respons cepat dalam situasi henti jantung, seperti melakukan resusitasi jantung paru (RJP), dapat membantu mempertahankan aliran darah dan oksigen ke organ vital, khususnya otak, sehingga mengurangi risiko kerusakan permanen.

Melalui kegiatan ini, Rutan Boyolali tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan dan pembinaan, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam pemenuhan hak kesehatan warga binaan. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kemandirian warga binaan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Stabilitas Kamtibmas di Kabupaten TTU, GMNI Cab. Kefamenanu Siap Wujudkan Situasi Kondusif
Dukung Ketahanan Pangan Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pati Produktif Budidaya Kangkung
Perputaran Dana Rp 4,6 Triliun, Ditreskrimsus Polda Jateng Bongkar Skema Ponzi Berkedok Koperasi
Sinergi TNI-Polri dan Warga Warnai Penutupan TMMD di Tirtomoyo, Infrastruktur Desa Hargantoro Kini Makin Maju
Terima Keluhan Warga, Ketua Komisi C Sisca Sidak Lokasi Pengerukan Tanah di Singorojo
Optimalkan Pengendalian Penduduk, DisdaldukKBPPPA Garut Gelar Bakti Sosial Pelayanan KB Gratis di Bungbulang
Camat Purworejo Buka Suara Dugaan Kontaminasi Menu MBG di SPPG Mranti, Diharapkan Satgas Kabupaten Bertindak Tegas
Peredaran Miras di Kroya Diduga Bebas Beroperasi, Remaja SMP hingga SMA Disebut Jadi Pembeli
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:32 WIB

Dukung Stabilitas Kamtibmas di Kabupaten TTU, GMNI Cab. Kefamenanu Siap Wujudkan Situasi Kondusif

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:10 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pati Produktif Budidaya Kangkung

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:06 WIB

Perputaran Dana Rp 4,6 Triliun, Ditreskrimsus Polda Jateng Bongkar Skema Ponzi Berkedok Koperasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Warga Warnai Penutupan TMMD di Tirtomoyo, Infrastruktur Desa Hargantoro Kini Makin Maju

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:57 WIB

Terima Keluhan Warga, Ketua Komisi C Sisca Sidak Lokasi Pengerukan Tanah di Singorojo

Berita Terbaru