Garut, Tribuncakranews. com Memasuki H+ libur Lebaran, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim dari Intansi lainnya dan relawan penjaga pantai (Lifeguard), relawan dari FKPM, Senkom, Napak, RAPI, dan lainnya terus melakukan monitoring intensif di sepanjang pesisir Pantai Selatan.
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan ribuan wisatawan yang memadati kawasan wisata bahari tersebut.
Kegiatan monitoring yang telah berlangsung selama berhari-hari ini difokuskan pada titik-titik rawan kecelakaan laut dan pusat keramaian massa. Mengingat karakteristik Pantai Selatan yang memiliki arus bawah laut yang kuat dan gelombang tinggi, pengawasan dilakukan secara berlapis, baik melalui patroli darat menyusuri bibir pantai maupun pemantauan dari posko terpadu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu anggota Komunitas Napak, Kang Doni, menyatakan bahwa kehadiran tim gabungan di lapangan bertujuan untuk memberikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat. Selain bersiaga, petugas secara rutin memberikan imbauan melalui pengeras suara agar pengunjung tidak berenang terlalu jauh ke tengah atau melewati batas aman yang telah ditentukan.
”Kami telah bersiaga sejak hari pertama libur Lebaran. Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya kecelakaan laut (laka laut) dan memastikan tidak ada kerumunan yang membahayakan di area-area tebing atau pemecah ombak,” ujarnya.
Peningkatan Volume Kendaraan
Selain pengawasan di bibir pantai, tim gabungan juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas menuju objek wisata Pantai Selatan yang sempat mengalami kepadatan.
Rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional untuk mencegah kemacetan total di jalur utama menuju pesisir. Hingga saat ini, situasi di kawasan Pantai Selatan terpantau aman dan terkendali. Namun, tim gabungan dipastikan akan tetap bertahan di posisi masing-masing hingga masa libur Lebaran usai dan volume pengunjung kembali normal.
Pesan untuk Wisatawan
Masyarakat yang sedang menikmati masa liburan diimbau untuk selalu mematuhi instruksi petugas di lapangan,
memperhatikan rambu-rambu larangan berenang,
mengawasi anggota keluarga, terutama anak-anak, saat berada di tepi pantai, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke laut.
Dengan sinergi antarinstansi yang kuat, diharapkan momen libur Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan ceria tanpa adanya insiden yang menonjol di kawasan wisata Pantai Selatan.
Doni pun melanjutkan perkataannya bahwa dirinya disana 10 anggota Napak yang ikut kegiatan tersebut menyelusuri pantai Puncak guha, Cikaso, Citanggelek, Pantai Odol dan pantai lainnya. “Kami sudah 7 hari jaga di sini” tandasnya.
PLT Kapolsek Bungbulang, IPTU Ana Gumilang, S.A.P., S.Pd.
Menghimbau kepada para wisatawan agar tidak berenang dilokasi yang dilarang terkait ketinggian ombak dan lokasinya berbahaya.
Selain itu mensupport terhadap para relawan yang terjun ikut memonitoring
“Alhamdulillah semangat terus dan tetap hati-hati, kasih himbauan terus terhadap para pengunjung,” pungkasnya.
(Enjang)













